Polisi Amankan Ransel Diduga Barang Peledak Dibawah Trafo Depo Pertamina Kota Tegal

Tribratanews.polri.go.id, Polda Jateng – Sebuah tas ransel berwarna hitam biru yang dicurigai berisi bahan peledak ditemukan di bawah travo yang bersebelahan dengan depo PT Pertamina Kota Tegal.

Ransel mencurigakan itu ditemukan oleh warga yang selanjutnya melaporkan ke security PT Pertamina dan pihak Kepolisian, Kamis petang (17/08/2017) sekitar pukul 17.30 Wib

Kapolres Tegal Kota AKBP Semmy Ronny Thabaa,SE mengatakan dari hasil penyelidikan anggota termasuk dengan melibatkan anjing pelacak Unit Satwa tidak ada indikasi ke bahan peledak.

Setelah dibuka tas berwarna hitam biru tersebut berisi beberapa pakaian, 1 headset, 3 charger warna hitam dan sebuah Hp kecil warna merah serta sebuah kerokan jenggot. Barang tersebut sedang diselidiki oleh aparat kepolisian

IMG-20170817-WA0654“Barang bukti saat ini sudah diamankan di Polsek Tegal Timur, adapun motifnya sedang dalam penyelidikan. Isi tas tidak berbahaya, “jelas Kapolres didampingi Kapolsek Tegal Timur Kompol HM Syahri,SH

Kapolres menghimbau kepada masyarakat, kenali lingkungannya masing-masing dan bila ada warga atau orang asing dilingkungan masing masing, agar warga setempat lebih waspada dan tidak mudah percaya.

“Periksa identitas yang bersangkutan dengan bantuan perangkat desa/ kelurahan maupun kecamatan, apabila ada yang menonjol dan memcurigakan jangan ditangani sendiri namun segera melaporkan ke pos polisi terdekat atau Kepolres Tegal Kota,” tandasnya

Rambut Potongan Mandarin

IMG-20170817-WA0647Sebelumnya warga sekitar depo Pertamina digegerkan dengan penemuan tas ransel yang mencurigakan. Barang tersebut ditemukan oleh Sudarso (39) seorang pedagang Ayam bakar tidak jauh dari lokasi.

Saat sedang duduk di tempatnya berdagang, melihat seorang laki laki telah meletakkan sebuah tas di bawah trafo. Setelah itu, laki-laki tersebut pergi berlari lari kecil ke arah barat menyeberang rel, namun ia tidak merasa curiga.

”Tapi saya tidak curiga dan saya langsung pergi melaksanakan sholat Maghrib. Baru setelah sholat maghrib, saya menengok tas yang tadi diletakkan dan ternyata masih ada,”ujarnya.

Merasa curiga, kata Sudarso, saudara-saudaranya menyuruh Tukang Bakso yang bernama Duri untuk melapor ke Sekuriti PT Pertamina Kota Tegal. Kemudian Sekuriti PT Pertamina Kota Tegal langsung melapor Polsek Tegal Timur.

“Ciri-cirinya laki-laki sekitar umur 20 an tahun tinggi badan kira-kira 170 cm, berbadan kurus, rambut potongan Mandarin, memakai sweater warna merah, celana panjang warna hitam,” tuturnya

Penulis : Kurnia

Editor : Umi Fadilah

Publish : Kurnia

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password