HUT Kemerdekaan RI ke 72, sebanyak 321 Narapidana Se-Sulbar dapat Remisi : Kapolda Sulbar turut hadir dalam Acara tersebut

tribratanews.polri.go.id –Polda Sulbar, Peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) adalah moment yang sangat diagung-agungkan oleh seluruh masyarakat Indonesia Pasalnya hari tersebut adalah Puncak kebebasan dari para Penjajah.

Tidak hanya itu pada tiap moment kemerdekaan ini, Pemerintah selalu memberikan remisi (pengurangan masa tahanan) kepada para Narapidana. Tahun ini, di Sulawesi Barat sebanyak 321 Narapidana mendapatkan pengurangan masa tahanan (Remisi). Hal tersebut tentu menjadi moment tersendiri dan menjadi dambaan para Napi.

Acara Pemberian Remisi Umum Bagi Narapidana dan Anak Pidana Se-Provinsi Sulawesi Barat dilaksanakan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mamuju Jl. Pengayoman No. 12 Kab. Mamuju yang ditujukan untuk peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia KE 72.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Prov. Sulbar, Wakil Gubernur Prov. Sulbar, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Nandang, MH, Wakapolda Sulbar, Ka BNN Prov. Sulbar, Ketua DPRD Prov. Sulbar, Danrem 142 Tatag, Kepala Kemenkumham Prov. Sulbar, Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sulbar, Bupati Mamuju, Wakil Bupati Mamuju, Kapolres Mamuju, Para Ka Rutan se Prov. Sulbar dan undangan lainnya.

Adapun Rincian Rekapitulasi Perolehan Remisi Umum Tahun 2017 Sulbar, sesuai Surat Keputusan Menteri Hukum yakni  Lapas Klas IIB Polewali 157 orang, Rutan Klas IIB Mamuju 56 orang, Rutan Klas IIB Majene 42 orang, Rutan Klas IIB Pasangkayu 50 orang, Cab. Rutan Polewali di Mamasa 11 orang dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Mamuju 5 orang.

Dalam pelaksanaannya, Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Kementrian Agama Kab. Mamuju dengan Kepala kantor wilayah hukum dan Ham Sulbar sekaligus penandatanganan sekaligus penyerahan surat keputusan Menteri hukum dan Ham tentang Remisi oleh Gubernur Sulbar kepada perwakilan warga binaan permasyarakatan.

Sementara itu, Gubernur Sulbar dalam sambutan yang dibacakannya dikatakan bahwa Pemberian remisi ini bukanlah suatu bentuk kemudahan-kemudahan bagi warga binaan untuk dapat cepat bebas, tetapi merupakan suatu sarana untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memotivasi diri, sehingga dapat mendorong warga binaan kembali memilih jalan kebenaran.

Selain itu, melalui remisi ini juga dapat mempercepat proses kembalinya narapidana dalam kehidupan masyarakat, agar narapidana mempunyai kesempatan untuk menginternalisasikan nilai-nilai masyarakat secara tepat.

Harapannya, Semoga dengan pemberian remisi ini akan memberikan kesadaran kepada saudara-saudara untuk selalu berbuat baik dan berperan aktif dalam pembangunan dimasyarakat dan yang mendapat remisi bebas hendaknya jangan sampai kembali lagi ke Lapas ini. Tandasnya

Disela-sela kegiatan Kapolda Sulbar juga menjelaskan Remisi hanya diberikan hanya untuk Narapidana umum saja itupun tidak diberikan secara serta merta namun melalui tahap penilaian selama di dalam lembaga permasyarakatan. Tuturnya kepada tribratanews.sulbar.polri.go.id

“harapannya dengan remisi yang diberikan, para Narapidana akan lebih sadar dan bisa kembali kejalan yang lebih baik”. Imbuhnya

Penulis : Dhyman

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Andi Srirahayunita

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password