Kapolda : Polri dan TNI Gorontalo Tetap Solid

Tribratanews.polri.go.id – Polda Gorontalo, Mensikapi maraknya tautan di media sosial yang seolah ada oknum/kelompok yang ingin memecah belah Polri dan TNI, Kapolda Gorontalo mengatakan bahwa hubungan sinergitas Polisi dan TNI di wilayah Gorontalo tetap Solid.

“Saya pastikan bahwa hubungan Polri dan TNI di wilayah Gorontalo masih sangat solid, kami sering mengadakan kegiatan bersama, mulai dari olahraga, rapat koordinasi, maupun kegiatan lainnya seperti patroli gabungan dan juga kegiatan-kegiatan operasi pengamanan, bahkan Polda Gorontalo memiliki program I’tikaf bersama terdiri dari Polri, TNI dan Satpol PP yang dilaksanakan di masjid-masjid yang tersebar di wilayah Gorontalo, dengan kebersamaan tentu segala persoalan yang terjadi bisa diselesaikan dengan cepat dan tuntas, kalupun ada perselisihan di antara oknum anggota, maka secara cepat pihak-pihak yang berselisih akan menyelesaikannya sesegera mungkin, sehingga persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik”, Imbuh Kapolda.

1

Kapolda juga menjelaskan, Gorontalo pernah memiliki sejarah buruk adanya konflik Polri dan TNI beberapa tahun yang silam, tentunya hal itu tidak boleh terjadi, nantinya kasihan masyarakat, oleh karena itu Soliditas Polri dan TNI terus kita bangun dan bersama-sama menjaga serta mengamankan wilayah Gorontalo dari berbagai ancaman gangguan kamtibmas yang dapat berdampak kepada kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

“Polri dan TNI selama ini merupakan institusi yang paling solid dalam menjaga NKRI ini dari berbagai ancaman baik yang dating dari dalam maupun luar negeri, oleh karena itu jangan ada yang coba-coba untuk memecahbelah, karena itu akan sia-sia”,Ungkap Kapolda.

Soliditas TNI dan Polri harus terus terjaga hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat pelantikan Perwira Remaja (Paja) Polri dan TNI di Istana Kepresidenan Jakarta beberapa waktu yang lalu (25/7).

“Saya ingatkan TNI dan Polri bergotong-royong untuk kepentingan Merah Putih. Hilangkan ego sektoral. Tingkatkan jiwa korsa serta soliditas dan solidaritas,” kata Presiden Joko Widodo.

Presiden juga meminta agar Polri dan TNI mampu mengikuti perkembangan zaman dan memahami apa yang dibutuhkan masyarakat. Ia kembali mengingatkan bahwa masa depan Indonesia didominasi yang kreatif dan inovatif. Generasi yang kebutuhan dan tuntutannya sangat berbeda dari generasi sebelumnya.

“TNI dan Polri harus dapat mengantisipasi perubahan tersebut, dengan terus meningkatkan dan adaptasi standar layanan profesionalnya,” ungkapnya.

Kapolda meminta agar persoalan selisih paham yang terjadi di wilayah Pekanbaru Riau agar tidak terus-terus diungkit hingga menumbuhkan benih-benih permusuhan diantara dua kesatuan, toh persoalan tersebut sudah diselesaikan.

“Masalah yang melibatkan dua oknum baik Polri dan TNI yang terjadi di Pekanbaru Riau kan sudah selesai, gak usah diungkit-ungkit lagi, silakan video yang sudah tersebar agar dihapus saja, gak perlu disebarluaskan lagi”, kata Kapolda.

“Hati-hati menggunakan media sosial, jangan kita mudah terprovokasi ataupun menshare informasi yang bermuatan provokasi dan belum jelas kebenarannya, saat ini orang mudah sekali merekam segala kejadian yang ditemuinya kemudian menshare di media sosial, mereka terkadang tidak berpikir apa dampaknya jika video yang mereka rekam tersebut dishare di media sosial, oleh karena itu sekali lagi saya himbau, Janganlah kita menjadi bagian dalam menciptakan situasi keruh yang berdampak terhadap kamtibmas,” himbau Kapolda.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa, Kita akan lebih tenang bekerja mencari nafkah, meningkatkan kesejateraan keluarga ataupun beraktifitas lainnya apabila situasi kamtibmas aman dan kondusif,oleh karena itu mari kita jaga bersama,”Imbuh Kapolda.

bin-1-1

Kabid Humas Akbp Wahyu Tri Cahyono, SIK menambahkan bahwa saat ini ada upaya-upaya dari seseorang/kelompok yang menginginkan negara kita rusuh atau terjadi konflik hal ini terlihat dari adanya penyebaran isu bernuansa SARA hingga mencoba memecah belah soliditas Polri TNI dengan menyebarkan tautan/konten di media sosial yang bermuatan provokasi.

Hal ini telah disikapi secara tegas oleh Kapolda Gorontalo bahwa jajaran Polri dan TNI di wilayah Gorontalo tetap Solid dan tidak akan terpengaruh dengan tautan provokasi yang disebar di media sosial dan Kapolda juga sudah memerintahkan jajarannya untuk tidak terpancing/terprovokasi dan terus jalin sinergitas dengan TNI melalui berbagai macam kegiatan kemasyarakatan. Didesa kita kenal ada 3 pilar yaitu Babimkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa, mereka selalu berkoordinasi aktif dalam menjaga wilayahnya masing-masing agar tetap aman dan kondusif demi lancarnya proses pembangunan daerah. Saya himbau agar masyarakat berhati-hati dalam memahami setiap konten/tautan yang disebar melalui media sosial, jangan mudah terprovokasi. Keamanan daerah adalah yang utama dan harus kita jaga, jangan biarkan ada oknum-oknum yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,”imbuh Wahyu.

Penulis         : Wahyu Tri Cahyono

Editor           : Umi Fadilah

Publish         : Fandi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password