Kapolres Hulu Sungai Utara Pimpin Simulasi Terpadu Penanganan Karhutla

IMG-20170813-WA0038

Tribratanews.polri.go.id, Polres Hulu Sungai Utara Polda Kalsel – Apel Gelar Simulasi Terpadu Penanganan Karhutla bersama instansi terkait, Minggu (13/08/2017) di lapangan sepak Bola Banjang Raya desa Banjang Kecamatan Banjang berlangsung dengan penuh semangat.

Hal ini dilakukan polres Hulu Sungai Utara mengingat dimusim kemarau, banyak terjadi bencana kebakaran hutan bersama lahan, baik itu terbakar dengan sendirinya atau sengaja dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.

Apel digelar simulasi ini dihadiri oleh Dandim 1001 Amuntai Lekol Aria Sanggita Saleh, Bupati Hsu yang diwakili oleh Plt. Pelaksana BPBD Drs Hazmi Rifa’i, M.Si, para Kasat, Kapolsek, unsur FKPD serta undangan lainnya.

Kapolres Hsu selaku pimpinan Apel Simulasi membacakan Amanat Kapolda Kalsel, adapun isi amanat tersebut ” Kita sudah merasakan bencana kabut asap beberapa tahun yang lalu dengan adanya pembakaran lahan dan hutan di Provinsi tetangga, sehinga kerugian mareial maupun inmarerial tidak sedikit, juga potensi kerugian lingkungan juga konflik satwa yang lari dari habitatnya, pencemaran lingkungan kita yang rugi, penanggulangan lahan dan hutan tidak dilakukan sendiri sendiri melainkan harus secara sinergitas oleh semua pihak baik pemerinah pusat, maupun, Provinsi, Kabupaten/kota, TNI, Polri, swasta, dan masyarakat,” kutipnya

IMG-20170813-WA0037

hal tersebut sesuai dengan amanat inpres nomor 11 tahun 2015 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang telah mengintruksikan kepada 24 kementrian/lembaga termasuk gubernur termasuk bupati/walikota untuk melakukan tugas pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya masing masing, Dalam amanat tersebut mengajak lebih peduli kepada linkunan tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan karena sebagian lahan provinsi Kalsel berupa Gambut, dan khusus pada penegak hukum lebih fokus melakukan penyelidikan, penyidikan dan upaya hukum pada kasus pembakaran hutan dan lahan, sehingga memberikan efek jera kepada para pelaku pembakaran hutan lahan, adanya peduli antar pemangku kepentingan selalu melakukan pemantauan dan patroli dalam menekan terjadinya kebakaran dan antar satgas tanggap.

Setelah Apel Simulasi Terpadu di lanjutkan pengecekan sarana prasarana Damkar dan simulasi penanganan memadaman kebakaran serta penanganan tptkp oleh unit penyidik Polres Hsu, yang dipandu langsung oleh Kasat Reskrim Polres Hsu AKP Jumangin yang memaparkan pertahapan penanganan tkp sampai pengambilan sampel lahan tanah barang bukti untuk di kirim ke laborarium dilakukan dengan serius.

Kapolres menambahkan “Dengan digelarnya apel ini sebagai panduan kesiapan kita jika ada kejadian kebakaran baik lahan maupun hutan sudah terarah tidak panik dan gunakan sarana juga personil yang ada sekarang ini, ” pungkas AKBP Agus Sudaryatno, S.iK, M.H.

“Peranan Masyarakat dan swasta agar bersama sama dapat bekerja lebih keras, cerdas dan tuntas untuk melakukan kegiatan pemadaman, laksanakan patroli, dan sosialisasikan seruan larangan kepada lapisan masyarakat tentang bahayanya kebakaran.” imbuhnya

Penulis : Alam Saktiswara

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Lois Adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password