Jambret Disepuluh Lokasi, Resmob Polres Gowa Ringkus Empat Warga Palangga

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Unit Resmob Polres Gowa berhasil meringkus pelaku jambret (Pencurian dengan kekerasan) di Kampung Bontomajannang, Desa Bintoala, Kec. Pallangga, Kab. Gowal, Kamis (10/08/17) sekira pukul 03.30 Wita.

Berdasarkan Laporan Polisi nomor Lp.B/716/VIII/2017/SPKT tanggal 09 Agustus 2017, petugas menangkap 4 orang pelaku berinisial AR (21), AU (18), MZ (16) dan MAN (18). Keempatnya merupakan warga Desa Bontola, Kec. Pallangga, Kab. Gowa.

Dari hasil interogasi sementara pelaku AU Menerangkan ia pernah melakukan penjambretan bersama AR dan MAN di beberapa lokasi di Kabupaten Gowa.

Masing-masing lokasi tersebut pertama di Jl. Poros Kanjilo Kec. Barombong Gowa tanggal (6/8), kedua di Jl. Dirgantara, Kec. Pallangga Gowa pada bulan Juli 2017, ketiga di Jl. Poros Taeng, Kec. Pallangga Gowa pada bulan Juli 2017, keempat di Borong Bulo, Kec Pallangga Gowa pada bulan Juli 2017.

Kelima di Jl. Dirgantara, Kec. Pallangga Gowa pada bulan Juni 2017, keenam di BTN Nusa Indah, Kec. Pallangga Gowa pada bulan Juni 2017, ketujuh di Manyampa, Kec. Pallangga Gowa pada bulan Juni 2017, kedelapan di Manyampa, Kec. Pallangga Gowa pada bulan Juli 2017, kesembilan di Jl. Poros Kanjilo, Kec. Barombong Gowa pada bulan Juni 2017, kesepuluh di BTN Pelita Asri Kec. Pallangga Gowa (9/8).

Saat ini sedang marak tindak kriminal bernama jambretl, begal, dan semacamnya. Tindak kriminal ini menimbulkan suatu ketakukan tersendiri di tengah masyarakat. Jambret tidak hanya terjadi di daerah kota-kota besar tetapi di kota kecil pun bisa terjadi. Masyarakat menjadi takut untuk keluar rumah pada malam hari menggunakan kendaraan bermotor, atau bepergian seorang diri.

Tapi sebagai manusia tentu banyak hal yang harus dilakukan yang menuntut kita untuk terus beraktivitas. Untuk meredam ketakutan tersebut berikut beberapa tips aman menghindari tindak kriminali begal dan jambret jalanan.

  1. Hindari Lokasi yang Rawan Tindak Kriminalitas. Lokasi yang sepi dan tanpa penerangan biasanya menjadi sarang dari pelaku begal ataupun jembret jalanan. Para warga masyarakat diimbau untuk sebisa mungkin menghindari jalur tersebut, terutama di malam hari, karena sebagian besar tindak kriminal begal dan jambret jalanan terjadi pada malam hari.
  2. Upayakan dalam Perjalanan Tidak Seorang Diri. Namun jika terpaksa harus melewati jalur yang rawan begal dan jambret tersebut, sebaiknya tidak berkendara seorang diri. Bisa beramai-ramai dengan pengendara lain, ataupun yang paling mudah adalah dengan berjalan di belakang mobil atau kerumunan motor.
  3. Kurangi Aktivitas pada Malam Hari. Tindak kriminal begal dan jambret jalanan kebanyakan terjadi malam hari, oleh karenanya kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan pada malam hari.
  4. Jangan sungkan meminta Petugas Kepolisian setempat untuk mengantar. Jika ada kegiatan yang terpaksa dilakukan pada malam hari, para pengendara diimbau untuk jangan sungkan meminta bantuan polisi mengantarkan hingga tujuan.
  5. Cek Kondisi Kendaraan dan Perlengkapan Tak bisa dipungkiri, sebelum kita mengantisipasi keberadaan begal dan jambret jalanan, kita terlebih dahulu harus mengecek kondisi dan perlengkapan kendaraan. Karena angka terjadinya kecelakaan jauh lebih besar dibanding angka kejahatan begal dan jambret jalanan.
  6. Jangan Lupa Berdoa Sebelum Bepergian. Sebagai manusia yang beragama jangan lupa berdoa sebelum bepergian. Hal ini selain sebagai sarana memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga sebagai sarana agar berkendara bisa jauh lebih tenang dan nyaman.

Penulis : Sumarwan

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password