Lagi, Satnarkoba Polres Banyuwangi Bekuk Pengedar Narkoba

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jawa Timur, Satnarkoba Polres Banyuwangi tidak pernah lelah dan berhenti dalam pemberantasan peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Hal ini dibuktikan dengan kinerja Unit Opsnal Narkoba Polres Banyuwangi Rabu (9/8/2017), berhasil menangkap pelaku yang diduga mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu serta ijin edar jenis Trihexyphenidyl.

Para pelaku di tangkap di Dusun Kedungbaru, Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi antara lain, HM (20), Laki-laki, Islam, Pekerjaan kuli bangunan, alamat Dusun Kedungbaru, Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi dan SK (30) Laki – laki, Islam, Pekerjaan Sopir, alamat Dusun Susukan Kidul, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

Para tersangka tertangkap tangan mengedarkan obat jenis Trihexyphenidyl (TREX) yang tidak memenuhi standar persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu yang tidak memiliki keahlian dan kewenangan. Pengakuan dari tersangka HM membeli sediaan farmasi jenis Trihexyphenidyl dari SK.

Dari tersangka HM berhasil didapati barang bukti berupa 52 butir obat Trihexyphenidyl,  1 bekas bungkus rokok Gudang Garam Surya, Uang tunai Rp. 25.000,- (dua puluh lima ribu rupiah), 1 (satu) buah HP Nokia X2 warna merah hitam, sedangkan dari tangan SK berhasil diamankan barang bukti berupa, Uang tunai Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah), 1 (satu) buah HP Oppo warna putih emas, dan 10 (sepuluh) butir obat Trihexyphenidyl disita dari saksi SA.

Di tempat yang berbeda masih hari yang sama pukul 18.00 WIB, berhasil menangkap pelaku yang diduga mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu serta ijin edar jenis Trihexyphenidyl.

“Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh anggota Opsnal maka dikembangkan dan berhasil mengamankan tersangka dan barang bukti ditempat yang berbeda, keberhasilan ini berkat dari kesigapan anggota dalam menindaklanjuti informasi yang diterima, karena dalam urusan seperti ini jika kita terlambat sedikit saja maka para pelaku bisa lolos.” Ujar Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Ambuka Yudha.

Tersangka AS (23), Laki-laki, Islam, Pekerjaan Wiraswasta, alamat Dusun Krajan, Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi

Dari tangan AS berhasil disita barang bukti sebanyak 87 butir obat Trihexyphenidyl,  1 (satu) buah bekas bungkus rokok Gudang Garam Surya, Uang tunai Rp. 98.000,- (sembilan puluh delapan ribu rupiah),  1 (satu) buah tas warna hitam,  1 (satu) buah HP Samsung warna hitam.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi mengatakan, sampai saat ini ketiga orang tersangka dilakukan penahanan di Rutan Polres Banyuwangi guna pengembangan lebih lanjut dan melengkapi administrasi penyidikan. Kami juga akan melakukan koordinasi dengan laboratorium forensik di Surabaya guna cek barang bukti sediaan obat farmasi atau pil trex tersebut. Penyidik masih melengkapi kelengkapan penyidikan dan mendalami guna mengungkap lebih dalam lagi adakah jaringan lainnya dalam kelompok ini.

Ketiga tersangka dalam perkara ini dijerat dengan Pasal 197 sub pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah).

Penulis : Andri

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Andri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password