Sidang Pelanggaran Disiplin Polres Majene : Ada Yang Mutasi Demosi, Penundaan Pangkat Berdasarkan Pelanggaran Yang Dilakukan

tribratanews.polri.go.id – Polda Sulbar, Polri terus saja berbenah agar tetap profesional dalam pelaksanaan tugas untuk melayani masyarakat. Selain itu, karena Polri adalah merupakan Publik pigur dalam hal kepatuhan dan ketaatan terhadap hukum.

Kedalam Polri tidak lagi main-main menyikapi segala pelanggaran yang dilakukan oleh setiap individu Personil “jika melanggar tidak akan lupuk dari hukum hingga pada pemberhentian dengan tidak hormat jika sudah dianggap tidak layak”.

Terkait dengan hal tersebut, Polres Majene pada hari Rabu (9/8/17) sekitar Pukul 16.00 Wita kemarin menggelar Sidang Pelanggaran Disiplin terhadap 6 Oknum Polisi yang telak melanggar kode etik profesi Polri.

Dalam pelaksanaannya sidang tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Majene selaku Pimpinan Sidang Disiplin Kompol Muh. Arief, SH, didampingi Kabag Ren selaku Pendamping Pimpinan Sidang Kompol H. Jamaluddin, Kabag Sumda selaku Pendamping Pimpinan Sidang Kompol Asrina Basri, SH, KBO Sat. Narkoba selaku Perwira Pendamping Ipda Burhanuddin, Kasi Propam selaku Penuntut Sidang Disiplin Ipda Rapiuddin, Ba, Paur Bankum Sidang Disiplin Aiptu Ribiyanto, Sekretaris Sidang Disiplin Bripka Darmawan.

Pelaksanaan Sidang Pelanggaran Disiplin  diawali dengan oknum Polri Bripda “SJ” Ba Polres Majene telah melakukan pelanggaran disiplin karena dipergok oleh istrinya yaitu “RS” di Penginapan Bahagia Malino kab. Gowa sedang berselingkuh bersama “DP”.

Atas Prilakunya Bripda “SJ” melanggar Pasal 3 huruf g dan Pasal 5 huruf a PP RI No. 2 tahun 2003 tentang peraturan disiplin Anggota Polri. dengan putusan sidang disiplin yaitu Penempatan pada tempat khusus selama 21 hari, penundaan pangkat 1 tahun, serta gaji berkala 1 periode.

Sementara itu, pada sidang disiplin selanjutnya 5 oknum Sat Res Narkoba masing-masing dijatuhi hukuman Aipda “AR” hukuman disiplin berupa mutasi bersifat demosi, Bripka “RK” hukuman disiplin berupa mutasi bersifat demosi, Bripka “AS” hukuman disiplin berupa Penundaan KGB selama 1 tahun, Brigpol “SP” hukuman disiplin berupa Penundaan UKP selama 1 periode dan Bripda “ZF” hukuman disiplin berupa Penundaan Pangkat selama 1 periode.

Pelanggaran yang dilakukan di duga pada Bulan Desember 2016 Bripka “AS” dan Bripka “ZF” diduga telah menerima uang dari “NR” sebanyak Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah) di lingk. Camba Utara kab. Majene sedangkan pada Bulan Mei 2017 Aipda “AR” dan Brigpol “SP” diduga telah menerima uang dari Perempuan “IR” sebanyak Rp. 3.000.000 (tiga juta rupiah)  diruang Sat. Res Narkoba Polres Majene, serta melakukan Penggeledahan dirumah “SH” alias “KC” dengan menggunakan surat perintah yang sudah tidak berlaku/mati.

Wakapolres Majene menegaskan tidak akan segan-segan memberikan hukuman terberat hingga pada pemberhentian dengan tidak hormat kepada setiap personil yang sudah bosan jadi personil POLRI. “karena Polri itu cerminan hukum jadi yang dibutuhkan hanyalah individu yang mempunyai tanggung jawab, dedikasi dan profesional”. Tegasnya

Harapannya dengan kegiatan ini, para oknum akan lebih sadar bahwa Polri adalah abdi Negara yang harus jadi contoh ditengah masyarakat. Kata Wakapolres kepada tribratanews.sulbar.polri.go.id

Penulis : Dhyman

Editor   : Umi FAdilah

Publish : Andi Srirahayunita

Admin Polri56695 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password