Ini Pengakuan Tukang Ojek di Tanawangko, Anaknya Jadi Polisi

Tribratanews.polri.go.id, Polda Sulut – Marki Supit, lelaki yang sehari-harinya berprofesi sebagai Tukang Ojek tak menyangka anaknya Ricky Samuel Supit bisa diterima mengikuti pendidikan Kepolisian di SPN Polda Sulut, Karombasan Manado.

Dirinya bangga sekaligus haru tatkala mendengar anaknya dinyatakan lolos saat Sidang Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara Polri TA 2017 Panitia Daerah Sulawesi Utara, Sabtu (5/8/2017), di Polda Sulut.

“Saya sebagai orang tua merasa senang anak bisa lolos sebagai calon polisi, saya merasa senang setelah mendengar hasil tes,” ujarnya saat ditemui di pangkalan ojek Pasar Tanawangko, Selasa sore (8/8/2017).

Om Marki sapaan akrabnya mengaku jika penghasilan ojek kadang tiap hari hanya dapat Rp. 50 ribu. “Yah untuk mencukupi kebutuhan sehari-harilah, kadang tiap minggu juga harus minum obat karena masuk angin,” katanya sambil menunggu penumpang.

Dia juga mengaku kadang juga harus berhutang dan ditebus di lain hari. Dia berharap, dengan diterimanya Ricky sebagai polisi, hidup anaknya tidak akan seperti dirinya yang cuma sebagai tukang ojek.

Sementara itu Anita Silitonga, ibunya Ricky, mengatakan sangat bersyukur kepada Tuhan. “Karena selama ini saya sebagai pelayan di gereja, saya hanya mengandalkan Tuhan, semua masyarakat disini tahu suami saya hanya sebagai tukang ojek,” ujarnya, saat ditemui di rumahnya di Desa Ranowangko Jaga II.

IMG_6523

Ricky dimata ibunya merupakan anak yang baik, selalu dengar-dengaran kepada orang tua dan selalu turut beribadah dan tidak pernah melawan orang tua. Dan menurutnya memang cita-cita Ricky dari kecil ingin menjadi Polisi. “Dan sekarang Tuhan telah nyatakan mukjizatnya dalam kehidupan keluarga,” ucap Ibu Anita dengan mata berkaca-kaca.

Anita juga berpesan agar jangan pernah menyerah, jangan pernah berharap bahwa masuk polisi pakai uang. “Buktinya anak kami Ricky Supit, sudah nyatakan dirinya sebagai anggota Kepolisian tanpa uang, tidak ada pungutan biaya apapun,” katanya.

Dia juga menambahkan, untuk masyarakat yang anaknya ingin menjadi polisi, dukung selalu, bantu selalu dan didik dia, supaya menjaga kesehatannya.

Kini Ricky Supit, lelaki kelahiran 29 Agustus 1998 ini bersama 352 orang lainnya telah digembleng di SPN Polda Sulut, mulai 9 Agustus 2017. “Saya ingin meraih cita-cita dan membanggakan kedua orang tua saya,” singkat sulung dari dua bersaudara, ditemui di SPN Karombasan, Selasa (8/8/2017).

Penulis: Supri
Editor: Umi Fadilah
Publish: Roni

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password