Waka Polres Sanggau Kompol Pulung Wietono Pimpin Sidang KKEP

Tribratanews.polri.go.id – Polda Kalbar – Polres Sanggau – Polres Sanggau lakukan sidang KKEP (Komisi Kode Etik Profesi Polri) kepada Lima Anggota Polres Sanggau yang melakukan pelangaran di Aula Sementara Polres Sanggau, Kamis (03/08/2017).

Lima anggota yang disidangkan yakni Briptu FPR, Bripka K, Bripda ITP, Brigpol AC dan Bripka S. Kelimanya melakukan pelanggaran undang-undang Kepolisian Negara Republik Indonesia pasal 5 huruf a yakni “melakukan hal-hal yang dapat menurunkan Kehormatan dan Martabat Negara, Pemerintah atau Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ketua Sidang Disiplin dipimpin Waka Polres Sanggau Kompol Pulung Wietono, S. Ik dan pendamping ketua Komisi Kompol Anhar Zubaedi dan Kasubbag Hukum Polres Sanggau AKP Robert Hutahaean serta pendamping para terduga pelanggar Kasat Narkoba Polres Sanggau IPTU Ramses dan Kasiwas Polres Sanggau Ipda Herlambang. Sidang kali ini dilaksanakan di Aula Sementara Polres Sanggau mengadirkan 5 terperiksa secara bergantian.

Dalam sidang Disiplin tersebut, Penuntut Ipda Effendy membacakan Tuntutan kepada Terperiksa Bripka K yang merupakan Anggota Polsek Kapuas Polres Sanggau, Ipda Efeendy membacakan tuntutan kepada terperiksa atas persangkaan melanggar pasal 7 ayat 1 huruf ( b ) Perkap nomor 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri sesuai dengan Laporan Polisi nomor : Lp / 08 / IV / 2017 / Sipropam tanggal 26 April 2017 dengan bentuk pelanggaran berupa terbukti mengkonsumsi narkotika dengan putusan sidang berupa Mutasi Tour of area bersifat demosi

Bripda ITP anggota Polsek Bonti dan Brigpol AC anggota SPKT Polres Sanggau yang melakukan pelanggaran sesuai pasal 3 huruf ( g ) dan Pasal 5 huruf ( a ) PP 2 tahun 2003 tentang Perdis anggota Polri dengan bentuk pelanggaran berupa mengkonsumsi Narkotika dengan putusan sidang berupa Penempatan dalam tempat khusus selama 7 hari, Penundaan mengikuti pendidikan selama 6 bulan dan Penundaan kenaikan pangkat selama 1 periode.

Untuk Bripka S yang merupakan anggota Polsek Kapuas yang dipersangkakan melanggar pasal 4 huruf ( d ) dan huruf ( f ) PP 2 Tahun 2003 tentang Perdis anggota Polri sesuai dengan Laporan Polisi nomor : Lp / 09 / V /2017 / Sipropam tanggal 26 Mei 2017 dengan bentuk pelanggaran berupa terbukti mengkonsumsi Narkotika dengan Putusan sidang berupa Penempatan dalam tempat khusus selama 14 hari, Penundaan mengikuti pendidikan selama 6 bulan dan Penundaan kenaikan pangkat selama 1 periode.
Sedangkan untuk Briptu FPR, Kasi Propam Polres Sanggau Ipda Effendi membacakan Tuntutan dengan putusan berupa sanksi administratif direkomendasikan PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) sesuai persangkaan melanggar pasal 14 ayat 1 huruf ( a ) Perkap 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri sesuai dengan Laporan Polisi nomor : Lp / 10 / V / 2017 / Yanduan tanggal 29 Mei 2017 dengan bentuk pelanggaran berupa tidak masuk dinas lebih dari 30 hari kerja tanpa keterangan yang jelas.
Dalam pelaksanaan sidang Disiplin anggota Polri tersebut, Waka Polres Sanggau Kompol Pulung Wietono, S. Ik memnyampaikan bahwa tujuan persidangan ini tidak semata-mata untuk menjatuhkan hukuman kepada anggota yang bersalah, namun bertujuan untuk mendidik dan sebagai salah satu proses penegakan hukum bagi anggota yang bersangkutan agar dapat menimbulkan efek jera dan sebagai contoh kepada anggota yang lain baik dalam sikap dan prilaknya dalam lingkup Kedinasan maupun di luar Kedinasan.
Penulis : Reno Wisnu Pradana dan Denny Ardiyanto
Editor : Umi Fadilah / Sugeng HS
Publish : Cucu Syafiudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password