Mengaku Dokter Spesialis RSCM Jakarta, IRT Tipu 2 Warga Pringsewu Lampung

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung. Unit Reskrim Polsek Pringsewu Polres Tanggamus menangkap LS (43), Ibu Rumah Tangga (IRT) pelaku penipuan beralamat di Dusun Bandongan Pekon Talang Padang Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tanggamus yang mengaku sebagai Dokter Spesialis RSCM Jakarta.

“LS mengaku sebagai Dokter Spesialis di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) Jakarta, ditangkap Selasa (8/8/17) setelah 2 orang korban melaporkan penipuan tersebut ke Polsek Pringsewu”, kata Kapolsek Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit, SH, S.Ik, MM., saat mengelar Press Release di Polsek Pringsewu, Rabu (9/8/17) sore.

Lanjut Kapolsek awalnya korban Joni Winarto (22) berdomislisi/kost di Pringsewu pada bulan Juli 2017 berkenalan dengan pelaku yang mengaku Dokter spesialis RSCM, lantas LS meminjam uang Rp. 3 Juta kepada korban dengan dalih untuk menebus mobilnya yang berada di bengkel.

Kapolsek Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit saat memberikan Press Release kepada awak media di Polsek Pringsewu, Rabu (9/8/17).
Kapolsek Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit saat memberikan Press Release kepada awak media di Polsek Pringsewu, Rabu (9/8/17).

Masih dengan modus yang sama LS kembali memperdayai Supriyadi (38) warga Gading Rejo dengan menjanjikan tempat dagang di RSU Pringsewu, menyuruh korban mencari tanah untuk lokasi rumah sakit wisma rini dan menjajikan pinjaman uang koperasi sebesar Rp. 10 Juta dengan syarat menyerahkan uang Rp. 2 Juta.

“Menipu buat LS sebagai mata pencaharian terbukti uang ketika meminjam uang Winarto untuk mengambil mobil dibengel padahal dia tidak punya mobil dan uang tersebut dipakainya untuk keperluan sehari-hari. Terhadap Supriyadi yang diiming-imingi pelaku mendapatkan pinjaman koperasi sebesar Rp. 10 Juta, dia baru menyerahkan uang Rp. 1 Juta, tetapi saat menanyakan kepastian uang tersebut ternyata LS tidak bisa mencarikan pinjaman dan uang korban juga ludes dipergunakan untuk kepentingan pribadinya”, jelas Kompol Andik Purnomo Sigit.

Barang bukti yang disita dari LS berupa ID Card Dinas Kesehatan Pemkot Bandar Lampung, Tas warna putih, 4 stel pakaian dan sepatu warna hitam. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya LS dijerat pasal 378 KUHPidana atau pasal 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara”, pungkasnya. (*)

Penulis : N.Muslih / Polres Tanggamus
Editor : Umi Fadilah
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password