Perjudian di Kota Kediri : 2 Bandar Togel Diringkus Saat Asyik Ngopi

KTribratanews.polri.go.id – Polda Jatim- Dua pelaku judi togel tertangkap oleh petugas Polsek Mojoroto Senin (7/8). Mereka adalah Musbah, 48, warga Kelurahan Tamanan, dan Jainal Abidin, 48, warga Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Musbah dan  Jainal adalah bandar togel yang juga menyambi jadi pengecer. Kini keduanya harus meringkuk di dalam sel tahanan Polsek Mojoroto.

Sebelumnya, petugas telah mendapatkan informasi terkait perjudian jenis togel ini. “Ada warga yang melaporkannya kepada kami, diduga di daerah tersebut ada pelaku judi togel,” terang Kapolsek Mojoroto Kompol Didit Prihantoro.

Mendapat laporan tersebut, petugas pun melakukan serangkaian penyelidikan. Setelah yakin bahwa hal tersebut benar, maka petugas pun melakukan penangkapan.

Sekitar pukul 15.00 WIB, petugas mendapati Musbah seperti sedang bertransaksi di sebuah warung kopi dekat rumahnya. Polisi kemudian memeriksanya. Benar saja, ketika ditangkap Musbah sedang menulis nomor-nomor togel dari penombok. “Dari tersangka pertama kami mengamankan beberapa barang bukti,” tambah Didit. Barang bukti yang dimaksud adalah empat lembar kertas bertuliskan rekapan nomor tombokan. Satu buah ponsel Cross putih yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Bandar. Serta uang tunai senilai Rp 210 ribu yang ia simpan disakunya.

Setelah menangkap Musbah, petugas memintainya keterangan, kemana dia biasanya menyetorkan tombokan. Dari keterangan Musbah juga dari percakapan handphonenya diketahui bahwa Musbah menyetor tombokan tersebut ke Jainal. Polisi pun langsung mendatangi rumah Jainal.

Dari rumah Jainal petugas memeriksa handphone Jainal, dan ternyata benar bahwa ia berkomunikasi dengan Musbah. Karena itulah Jailun juga diamankan oleh petugas.

Menurut keterangan Jainal kepada petugas, selain menjadi bandar togel, dirinya ternyata juga melayani penombok. “Selain bandar dia ini juga pengecer,” tambah Didit. Karena perbuatannya ini, keduanya diancam dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Penulis      : Didik

Editor         : UMI FADILAH

Publish      : Didik

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password