Lewat Radio, Polisi Himbau Masyarakat Tak Bakar Lahan

 

Melalui siaran radio di RRI Pontianak Selasa (8/8), Polisi menghimbau masyarakat agar tak bakar lahan secara sembarangan. Hal ini dilakukan dalam upaya menyikapi mulai marak terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau di wilayah Kalbar.

“Karhutla sangat berbahaya dan berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan,” ucap Kasatgas Preemtif, AKBP Andis Arya Kasatgas Preemtif sebagai narasumber.

Ia menjelaskan, pelaku pembakaran hutan dan lahan akan terancam hukuman pidana sebagaimana dijelaskan dalam Undang Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun dengan denda Rp 5 miliar.

“Selain itu, berdasarkan pasal 187 KUHP, pelaku pembakaran hutan dengan sengaja diancam pidana 12 tahun penjara,” tegasnya.

Selain lewat siaran radio, himbauan kepada masyarakat juga diberikan dengan cara sambang atau bertatap muka langsung kepada masyarakat khususnya pedesaan yang mayoritas berladang dan membuka lahan dengan cara dibakar.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password