Menjambret Wanita Hamil Pelaku di Lumpuhkan dengan Timah Panas

Tribratanews.polri.go.id.Polda Jateng. Polresta Surakarta – Berkat Bantuan pengojek Online Sat Reskrim Polresta Surakarta berhasil membekuk pelaku kejahatan dengan kekerasan dana melumpuhkannya Sabtu 05 Agustus 2017 di Jln Moewardi Kota Barat laweyan Surakarta.

Pelaku adalah A ( Anang Aji Saputro ) 24 tahun warga Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Solo di hadiahi timas panas dan terpaksa harus berjalan pincang saat digelandang ke Mapolresta Solo . Pasalnya, pemuda tersebut mendapatkan hadiah sebuah timah panas di kaki kirinya lantaran melawan petugas saat dilakukan penangkapan.

“Saudara A (Anang) kita tangkap di rumah temannya di kawasan Jagalan, Kecamatan Jebres, saat hendak menyembunyikan hasil kejahatannya,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi.

Kejadian bermula saat pemuda pengangguran tersebut sedang berkendara seorang diri di kawasan Jl Dr Moewardi Kota Barat Laweyan Surakarta. Saat melintas pelaku melihat seorang perempuan yang bernama Diarinta Ayu Mulyaningrum yang tengah hamil tua sedang berdiri di pinggir jalan. Melihat kesempatan korban memcangklong tas maka tanpa pikir panjang, dirinya langsung merampas tas milik korban, dan mengakibatkan korban terjatuh. Korban berdiri di tepi jalan karena sedang mengorder ojek online yang hendak menjemputnya.

“Si korban ini saat itu berdiri di pinggir jalan sedang menunggu Gojek. Kemudian korban meminta tolong kepada pengendara gojek itu,” terang Kompol Agus Puryadi.

Setelah tukang ojek online sampai di lokasi dan mendapati langganannya di jambret maka berbekal aplikasi, pengendara ojek online itu melacak keberadaan telepon genggam milik korban yang dibawa pelaku. Hingga akhirnya diketahui keberadaan pelaku.

“Kemudian setelah diketahui keberadaannya, mereka memanggil pihak kepolisian. Saat didatangi, pelaku melakukan perlawanan dan dilumpuhkan dengan tembakan,” terangnya.

Barang bukti yang di dapat dari tangan pelaku di antaranya sebuah tas perempuan warna hitam, dompet perempuan berisi uang tunai, tiga buah telepon genggam, surat-surat berupa KTP, ATM, SIM atas nama korban. Petugas juga menyita sepeda motor dengan nomor polisi AD 3145 OA yang digunakan sebagai alat kejahatan.

Pelaku di jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan  dengan ancaman hukuman penjara selama – lamanya 7 tahun.

Penulis    : Sumarjo
Editor      : Umi Fadilah
Publish    : Sumarjo

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password