Kasat Binmas Pecahkan Masalah di Kampung Beo dan Kampung Tiplol Raja Ampat

img-20170111-wa0024

Tribratanews.polri.go.id-Polda Papua Barat, Kepolisian Resor Raja Ampat dengan peran aktif Bhabinkamtibmas berhasil menjadi konsultan pemecahan masalah mediasi pertikaian antara masyarakat kampung Beo dan kampung Kabilol Distrik Tiplol Mayalibit Kabupaten Raja Ampat, Selasa (10/01/2017) pukul 13.00 WIT.

Bertempat di kampung Beo Distrik Tiplol Manyalibit Kabupaten Raja Ampat dilakukan mediasi pertikaian antar masyarakat Beo dan masyarakat kampung Kabilol yang mana dengan adanya permasalahan masalah perahu yang digunakan oleh masyarakat Beo. Berawal dari adanya permasalan jual beli perahu antara warga kampung Kabilol dan kampung Beo, yang mana pada saat itu perahu yang ditawarkan kepada masyarakat Beo dalam keadaan baik, namun beberapa hari kemudian masyarakat Beo mengirim surat yang berisi bahwa perahu yang dijual tidak baik, bocor dan tidak layak pakai, merasa tersinggung nasyarakat Kabilol meminta agar mengembalikan perahu tersebut dan mengancam apabila masyarakat Kabilol datang akan di ” tembak”, namun pemilik perahu tersebut mendatangi Kampung Beo untuk klarifikasi permasalahan tersebut dan saat itu H. Seram tidak berada di kampung sehingga mereka kembali ke kampung Kabilol.

Senin (8/1/2017), H.Seram dari pihak Kampung Beo mendatangi kampung Kabilol untuk mengklarifikasi permasalah tersebut namun saat itu masyarakat Kabilol tidak terima dengan pengancamanan yang dilakukan oleh masyarakat Beo sehingga saat itu beberapa orang dari masyarakat Kabilol langsung melakukan penganiayaan terhadap H. Seram ( kampung Beo), dan sekitar pukul 15.00 WIT Kepala Kampung Beo mendatangi Polres Raja Ampat dan membuat laporan terhadap permasalahan yang terjadi.

Sekitar pukul 07.00 WIT dengan menggunakan speed boat dibawah pimpinan AKP Zeth Biang, SH berangkat ke Desa Beo. Setibanya di kampung Beo, tim yang dipimpin oleh Iptu Saroji berangkat ke kampung Kabilol, untuk menjemput masyarakat Kabilol dan dilakukan mediasi oleh Kasat Binmas Polres Raja Ampat antara masyarakat kampung Beo dan masyarakat Kabilol. Siang hari setelah kedua belah pihak membuat pernyataan bersama-sama membaca dan mendengar isi pernyataan yang dibuat dan setelah itu saling berjabat tangan sebagai tanda kedua belah pihak telah berdamai dan tidak melanjutkan permasalah tersebut.

Adapun yang turut hadir dalam  mengikuti mediasi antara AKP Zeth biang Matasik ( Kasat Binmas), Iptu Saroji, SH ( Kasat Polair), Ipda Hasan Wailissa ( KBO Sat Sabhara), aparat Kampung Beo, aparat Kampung Kabilol, Simson  ( LMA ), masyarakat kampung Beo, dan masyarakat Kampung Kabilol.

Mediasi yang dilakukan oleh Polres Raja Ampat memberikan kesepakatan adalah masyarakat kampung Beo mengakui kesalahpahaman yang telah terjadi, masyarakat kampung Kabilol meminta maaf atas kejadian penganiayaan yang dilakukan kepada masyarakat Beo, kedua belah pihak berkesepakat damai dan tidak akan melanjutkan permasalahan ini untuk diselesaikan secara hukum, kedua belah pihak bersama membuat pernyataan bahwa tidak akan menggulangi lagi permasalahan tersebut maupun permasalahan lain, apabila ada yang melanggar isi surat pernyataan  ini akan diselesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Setelah selesai membuat pernyataan dan dibacakan kepada kedua belah pihak dilanjutkan dengan ucapan penyesalan dan permohonan maaf dengan cara berjabat tangan dan berpelukan pertanda bahwa kedua belak pihak yang bertikai telah saling memaafkan.

“Terimakasih Pak Polisi karena telah membantu menyelesaikan masalah kami” ujar salah satu warga kepada personil Polres Raja Ampat setelah masalah mereka dipecahkan.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password