Polres Sanggau Melaksanakan Gelar Pasukan Ops Bina Karuna Kapuas 2017 di PT. MPE Semuntai

WhatsApp Image 2017-08-04 at 16.21.26

Tribratanews.polri.go.id – Polda Kalbar – Polres Sanggau – Dalam Rangka Operasi Kepolisian dengan sandi “Bina Karuna Kapuas 2017” Polres Sanggau melaksanakan gelar pasukan di Lapangan sepak bola PT. MPE (Multi Prima Entakai) di Desa Semuntai Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau, jumat (04/08/17).

Hadir Dalam kegiatan tersebut Sekda Kab. Sanggau A. L. Leysandi, SH selaku Irup, Kabag Dal Ops Polda Kalbar AKBP Bambang Irawan, S. Ik, Kapolres Sanggau AKBP Oki Waskito, Sh, S. Ik, M. Si, Dandim 1204 Sanggau Letkol Inf Herry Purwanto, S. Sos, Kepala BNK Sanggau AKBP Ngatiya, SH, MH, Kepala Dinas Perhubungan Kab. Sanggau, Forkopimcam Mukok, Forkopimcam Kapuas, Pimpinan PT. MPE Semuntai, Pimpinan PT. CNIS Mukok, Pimpinan PT. Finantara, Para Kades / lurah se Kecamatan Mukok dan Kapuas serta Tokoh masyarakat, agama dan adat Kec Mukok.

Untuk Peserta Gelar Pasukan terdiri dari 1 Pleton Kodim 1204 Sanggau, 1 Pleton Kompi 642 Sgu, 1 Pleton Staf Polres Sanggau, 1 Pleton Anggota Dalmas Polres Sanggau, 1 Pleton Anggota gabungan Reskrim dan Intelkam, 1 Pleton Satpol PP dan Damkar Sanggau, 1 Pleton Manggala Agni Da Ops Sintang, 1 Pleton BNPD Kab. Sanggau, 1 Pleton Dinas Perhubungan Kab. Sanggau, 1 Pleton Gabungan Kades dan Lurah Kec. Mukok serta 2 Pleton perwakilan gabungan Perusahaan PT. MPE, CNIS, Finantara, ASL dan Sumber Djantin.

Dalam amanatnya, Sekda Kab. Sanggau A. L. Leysandi, SH membacakan amanat Kapolda Kalbar yang initinya adalah Bahwa dilaksanakannya Apel tersebut bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasana maupun institusi maupun kesiapan perorangan.

Bahwa kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia termasuk Kalimantan Barat menjadi perhatian nasional maupun Internasional, sehingga mendorong dikeluarkannya intruksi Presiden no 11 tahun 2015 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Untuk di Kalimantan Barat, menyebabkan kerugian material yang cukup besar, Ekosistem dan perekonomian daerah yang dampaknya dirasakan oleh masyarakat luas bahkan sampai ke negara tetangga. Jumlah Hot Spot untuk wilayah Kalimantan Barat terhitung sejak tahun 2013 sampai tahun 2016 telah mengalami penurunan, untuk pantauan satelit androit Fire Lapan Hotspot tanggal 2 agustus 2017 terdapat 13-28 titik yang berlokasi di Kabupaten Rasau Jaya dan Kapuas Hulu.

Penulis : Sukadar dan Denny Ardiyanto
Editor : Umi Fadilah / Sugeng Hs
Publish : Cucu Safiyudin

Admin Polri53940 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password