Polisi Evakuasi Tukang Ojek yang Ditembaki KKB di Puncak Jaya

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Mulia – Seorang tukang ojek tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di jalan Mewoluk Distrik Mewoluk Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (04/08/2017) siang.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. A M Kamal, SH menjelaskan, sekitar pukul 13.30 Wit, tukang ojek Holil menggunakan motor bebek berangkat dari Mulia untuk mengantar Penumpang ke Mewoluk.

“Setelah balik sampai di kampung Yambindugun distrik Mewoluk, tiba-tiba korban dihadang oleh KKB. Korban mengalami luka panah pada dada sebelah kiri, luka panah bagian perut sebelah kiri dan luka tembak pada bagian belakang telinga sebelah kiri tembus pada bagian kepala belakang telinga sebelah kanan,” terang Kabid Humas.

Pada pukul 15.00 Wit, lanjut Kabid Humas, anggota Polres Puncak Jaya dan Brimob BKO Polres Puncak Jaya berangkat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dipimpin oleh Kapolres Puncak Jaya dan wakasat Brimob dengan jumlah personil 40 anggota.

“Setibanya di TKP, tim langsung ditembaki oleh KKB sehingga anggota langsung membalas dengan tembakan dan terjadi baku tembak selama kurang lebih 30 menit. Karena waktu menjelang senja, maka kami putuskan untuk segera mengevakuasi korban dan belum diketahui apakah ada korban dari pihak KKB yang diduga pimpinan Tendison Enumbi,” jelas Kombes Pol Kamal.

Pada Pukul 17.30 Wit, anggota Polri dan barabg bukti panah serta Motor korban tiba di Polres Puncak Jaya dan Pada Pukul 18.00 Wit korban tiba di RSUD Mulia guna dilakukan visum.

Kabid Humas mengaku ikut prihatin dengan kejadian pembunuhan tukang ojek oleh KKB kepada masyarakat yang tidak bersalah. Almarhum hanya mencari nafkah sebagai tukang ojek, mengapa mereka mudah sekali menghilangkan nyawa seseorang, tanpa berfikir panjang dan tidak menjaga perasaan keluarga korban.

“Pelaku tidak pernah berfikir bagaimana kalau keluarganya yang diperlakukan seperti ini. Kami menghimbau kepada kita semua di Papua untuk menjalankan ajaran agamanya dengan baik. Jika melaksanakan ajaran agama dengan baik, tidak akan terjadi pembunuhan seperti yang terjadi di Puncak Jaya,” tutur Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A M Kamal.

Penulis             : Hendrian A
Editor               : Umi Fadilah
Publisher         : Reinaldy N R

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password