Karhutla di Jambi : Medan yang Sulit Satgas Tempuh Untuk Cegah Karhutla Terulang

6723_

Tribratanews.polri.go.id, Polda Jambi – Satgas Karhutla yang terdiri dari Jajaran Kepolisian Resor Tanjab Barat, Jajaran Kodim 0419/Tanjab Barat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjabbar berjibaku melakukan pencegahan terjadinya Kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan yang dilakukan satgas karhutla mulai dari sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat hingga pemantauan titik api. Pemantauan titik api kesejumlah tempat mereka jangkau walau medan yang sulit sekalipun.

Hal tersebut mereka jalani tanpa mengenal waktu dan situasi, ditempat yang tidak terjangkau tetap mereka tempuh dalam rangka mencegah karhutla terulang kembali..

2748_Kapolres Tanjabbar AKBP ADG Sinaga, SIK melalui Kabag Ops KOMPOL Ronal P. Nainggolan, disambangi di Mapolres Tanjabbar, Selasa (02/8/17) mengatakan “Kita bersama BPDB dan instansi lain terus intens melakukan antisipasi kebakaran hutan, dengan harapan untuk  mewujudkan Tanjabbar terbebas dari bahaya terbakarnya hutan dan lahan (karhutla),” ungkapnya

Pihaknya dan  BPDB melibatkan seluruh stakeholder yang ada di wilayahnya serta jajaran TNI di Kecamatan-kecamatan. Termasuk sejumlah organisasi siaga bencana di daerah itu.

“Orang mungkin menganggap masalah ini adalah masalah sepele. Tapi, sekedar untuk di ketahui, sejauh ini, kita sudah melakukan pemetaan titik rawan kebakaran itu,” kata Perwira dengan satu melati di pundak itu.

Disebutkannya, pencarian titik api di tempat yang penuh rintangan terus dilakukan. Seperti pada Senin (31/7/17) Tim bagungan terdiri dari Kasubsektor Batang Asam AIPDA Binner, BKTM Suban BRIGADIR F Simanjuntak, Kanit IK BRIPKA Irfan Julianto, BKTN Sri Agung Bripka Edi Azwar, Banit Reskrim BRIPKA Agusman, Ba Subsektor Bripda Novriyansah bersama Babinsa Suban SERKA Julhendri.

Berikut serta TIM RPK PT WKS bapak M Bastian (Tim Survei), bapak Herumikyu, (Koordinator FR) dan anggota lainnya. Sejak pagi menelusuri bebukitan hingga pukul 13.30 Wib baru menemukkan titik api yang mengeluarkan asap. Di Dusun Pancuran Gading Desa Suban Kec Batang Asam pada titik kordinat Bujur : 102.8299, Lintang : -1.0433.

“Lahan berbentuk bukit dan lereng, bagian terbakar di wilayah Lereng dan bukit, luas sekitar 2 hektar. Akses jalan ke TKP tidak dapat ditempuh dengan kendaraan R4 dan R2, harus berjalan kaki kira-kira 1 KAMIS mencapai lokasi,” sebut KOMPOL Ronal P. Nainggolan.

Akibatnya upaya pemadaman berlangsung lama, walapun akses jalan mebuju titik api. Polres Tanjab Barat dan BPDB harus memastikan titik api telah padam supaya tidak merambat ke hutan bukit 30.

“Upaya pencegahan harus kita maksimalkan sehingga saat kemarau ini kebakaran yang terjadi dapat ditekan. Jika pun kebakaran tetap terjadi, kita sudah siap lakukan pemadaman, jangan sampai kemarau datang asappun datang,” tegas Nainggolan.

Selaku Pimpinan Operasional di Polres Tanjabbar, Nainggolan juga me¬ngi¬ngatkan kepada personel yang terjun di lapangan, harus tetap se¬mangat, banyak latihan, banyak mengenali wilayah kerja.

“Selain itu masih ada juga pasukan yang hanya tahu satu daerah saja. Mulai se¬karang semua harus tahu teknis sampai ke seluruh wilayah tugas,” tandasnya.

Penulis : Lilik Adhi

Editor : Umi Fadilah

Publish : Lilik Adhi

Admin Polri53937 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password