Warga Pesisir Tamban Dikunjungi Satuan Polair Polres Batola, Sampaikan Bahaya Karhutla

Tribratanews.polri.go.id, Polres Barito Kuala – Untuk menjaga lingkungan tetap sehat, dan terhindar dari polusi berbahaya yang bisa menimbulkan penyakit pernapasan, Sat Polair Polres Batola memberikan penyuluhan kepada masyarakat di pesisir Sungai Barito, Kecamatan Tamban, Kabupaten Barito Kuala, Selasa (1/8/2017).

Sosialisi ini bertujuan, agar masyarakat mengerti dan paham akan bahaya membakar hutan dan lahan secara sembarangan. Sebab jika itu dilakukan bisa menimbulkan kabut tebal, serta dapat merugikan banyak orang.

Sebagai contoh, di pagi hari kabut tebal bisa menghalangi pandangan dan mencelakakan banyak orang. Ini juga mengingat tahun kemarin, akibat Karhutla jarak pandang antara kendaraan bermotor cuma 5 meter, sehingga sangat membahayakan. Selain itu, efek dari asap juga menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA).

“Tidak hanya di darat namun di Sungai Barito pun bisa menjadi rawan kecelakaan bila kami tidak menanggulanginya sejak awal, pasalnya akan sangat berbahaya bagi pengguna feri, nelayan, dan pengguna sarana apung di perairan Barito,” terang Kasat Polair Iptu Ahmad Nurul Huda, SH.

Pihak Kepolisian menyadari, Barito Kuala merupakan salah satu wilayah yang rawan memiliki titik api sehingga kebakaran dapat terjadi di daerah ini.

Sementara itu, Ketua RT 1 Tamban Desa Jelapat, Acun sangat mendukung program Karhutla ini. Pihaknya juga bersedia membantu anggota kepolisian demi terpeliharanya lingkungan yang bebas dari polusi.

Penulis : Sayid

Editor   : Umi FAdilah

Publish : Lois Adi

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password