Polisi Akhirnya Menemukan Anak Yang Ber umur 13 tahun bersama 3 Rekannya Setelah Hampir 1×24 Jam Dicari Orang Tuanya Karena Tidak Pulang Kerumah.

Tribratanews.polri.go.id. Polda Papua, Polres Keerom – Terkait laporan warga tentang anak perempuannya, R (13 tahun) yang belum pulang kerumah sejak hari minggu tanggal 30 Juli 2017, Kanit Turjawali Polres Keerom Bripka Yohan Samakori bersama sepuluh personilnya mendatangi TKP sesuai laporan RNF (33 tahun) yang diadukannya di SPKT Polres Keerom. Senin (31/07/17)

 

Kapolres Keerom Akbp Simon Sahureka membenarkan bahwa benar telah datang melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Keerom NRF orang tua R (korban) pada hari senin tanggal 31 Juli 2017 pukul 08.30 wit, swhubungan dengan anaknya R yang belum pulang ke rumah sejak pamit main ke rumah temannya pada hari minggu tanggal 30 Juli 2017 pukul 15.30 wit.

 

“Berdasarkan laporan tersebut personil Turjawali Polres Keerom langsung mendatangi TKP sesuai kronologis kejadian yang diceritakan pelapor bahwa pada Hari Minggu Tanggal 30 Juli 2017, Sekitar Pukul 15.30 Wit, anaknya R pamit  kepada pelapor (ibunya) hendak pergi kerumah temannya NZ (16 tahun) kemudian mereka berdua saling kontak menggunakan HP dan kemudian menghubungi rekannya AJP (13 tahun) dan A (13 tahun) setelah itu mereka menuju ke lokasi Kampung Bagia Pir III menggunakan sepeda Motor, menuju rumah Sdr. MA (kampung bagia Pir III), “lanjut Kapolres.

 

Sesampainya Personil Turjawali Sat Sabhara Polres Keerom di TKP (rumah MA) personil mendapati motor yang dikendarai R berada disana namun R tidak ada di lokasi menurut keterangan MA pada saat akan meninggalkan rumahnya sepeda motor R menggalami rusak, sehingga saksi R (17 tahun) dan rekannya mengantar keempat korban ke pertigaan jalan Pir II, dan setibanya di pertigaan ada kendaraan roda empat merk Avanza berwarna Hitam, yang menjemput keempatnya.

 

“Atas laporan tersebut ini menjadi delik aduan yang menetapkan terlapor A (17 tahun) Perumnas III Waena dan MNA (16 tahun) Kampung Bagia Pir III Kab.Keerom, apabila terbukti terancam hukuman 7 hingga 9 tahun penjara sesuai yang di atur dalam KUHP pasal 332 ayat (1) ke 1 dan ke 2, “terang Kapolres.

“Kami telah melakukan Visum Et Revertum, menyerahkan korban kepada orang tuanya, mengamankan terlapor dan barang bukti, dan kasus ini sedang ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polres Keerom, “tandas Kapolres.

Penulis : Parlan

Editor    : Umi Fadila

Publish : Simson

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password