Resmob Polsek Biringkanaya Tangkap Dua Anak Dibawah Umur Pelaku Jambret

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Resmob Polsek Biringkanaya meringkus pelaku Jambret di jalan Sanrangan depan SMP Negeri 25 Sudiang Raya Kecamatan Biringkanaya, Senin (31/07/17).

Pelaku jambret lelaki inisial HA (15) warga BTN Mangga Tiga dan SA alias Aca (14) warga BTN Mangga Tiga Makassar diringkus Resmob Polsek Biringkanaya.

Berawal dari laporan warga dan hasil penyelidikan bahwa pelaku jambret sedang berada di toko Alfa Mart jalan Poros BTN Mangga Tiga, kemudian unit Resmob bergerak dan berhasil mengamankan pelaku.

Dari hasil pengakuan kedua pelaku bahwa dia mengakui telah melakukan pencurian HP di pintu keluar masuk SMPN 25 jalan Sanrangan setelah itu kedua pelaku menitipkan HP tersebut kepada lelaki iniial SY alias Nomen.

Resmob Polsek Biringkanaya kembali bergerak dan berhasil mengamankan lelaki SY alias Nomen dan HP merk Samsung J2 warna Gold yang disembunyikan di belakang toko Alfa Mart juga di amankan.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti di bawah ke Polsek Biringkanaya guna penyidikan lebih lanjut.

Saat ini sedang marak tindak kriminal bernama jambretl, begal, dan semacamnya. Tindak kriminal ini menimbulkan suatu ketakukan tersendiri di tengah masyarakat. Jambret tidak hanya terjadi di daerah kota-kota besar tetapi di kota kecil pun bisa terjadi. Masyarakat menjadi takut untuk keluar rumah pada malam hari menggunakan kendaraan bermotor, atau bepergian seorang diri.

 

Tapi sebagai manusia tentu banyak hal yang harus dilakukan yang menuntut kita untuk terus beraktivitas. Untuk meredam ketakutan tersebut berikut beberapa tips aman menghindari tindak kriminali begal dan jambret jalanan.

  1. Hindari Lokasi yang Rawan Tindak Kriminalitas. Lokasi yang sepi dan tanpa penerangan biasanya menjadi sarang dari pelaku begal ataupun jembret jalanan. Para warga masyarakat diimbau untuk sebisa mungkin menghindari jalur tersebut, terutama di malam hari, karena sebagian besar tindak kriminal begal dan jambret jalanan terjadi pada malam hari.
  2. Upayakan dalam Perjalanan Tidak Seorang Diri. Namun jika terpaksa harus melewati jalur yang rawan begal dan jambret tersebut, sebaiknya tidak berkendara seorang diri. Bisa beramai-ramai dengan pengendara lain, ataupun yang paling mudah adalah dengan berjalan di belakang mobil atau kerumunan motor.
  3. Kurangi Aktivitas pada Malam Hari. Tindak kriminal begal dan jambret jalanan kebanyakan terjadi malam hari, oleh karenanya kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan pada malam hari.
  4. Jangan sungkan meminta Petugas Kepolisian setempat untuk mengantar. Jika ada kegiatan yang terpaksa dilakukan pada malam hari, para pengendara diimbau untuk jangan sungkan meminta bantuan polisi mengantarkan hingga tujuan.
  5. Cek Kondisi Kendaraan dan Perlengkapan Tak bisa dipungkiri, sebelum kita mengantisipasi keberadaan begal dan jambret jalanan, kita terlebih dahulu harus mengecek kondisi dan perlengkapan kendaraan. Karena angka terjadinya kecelakaan jauh lebih besar dibanding angka kejahatan begal dan jambret jalanan.
  6. Jangan Lupa Berdoa Sebelum Bepergian. Sebagai manusia yang beragama jangan lupa berdoa sebelum bepergian. Hal ini selain sebagai sarana memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga sebagai sarana agar berkendara bisa jauh lebih tenang dan nyaman.

Penulis : Bara

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password