Tersangka Kasus Merampas Kemerdekaan Dilimpahkan ke Jaksa

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Jayapura – Penyidik unit Reskrim Kepolisian sektor Abepura melimpahkan tersangka dan barang bukti dalam dugaan kasus Merampas Kemerdekaan Yang Mengakibatkan Mati atau Penganiayaan Yang Mengakibatkan Orang Mati kepada Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Jayapura Jln. Samratulangi APO Jayapura, Jumat (28/07/17).

Pelaksanaan pelimpahan tersangka MR (33) warga perum Organda Padang terhadap korban Siti Munawaroh tersebut dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Abepura Iptu Fatah Meilana didamping oleh tiga anggotanya yang diterima oleh Jaksa Penuntut di ruang kerjanya.

Kapolsek Abepura Kompol Rudolf Yabansabra, SG, MH membenarkan hal tersebut dan menjelaskan bahwa kasus tersebut terjadi pada tanggal 15 September 2016 sekitar jam 10.00 wit di Blok G Perum Organda Padang Bulan Distrik Heram Kota Jayapura.

Dimana korban dan tersangka pada awalnya tinggal sama-sama. Kemudian korban yang sempat ngupil pada saat anak tersangka lagi makan dan membuang kotoran upil ke arah piring anak tersangka. Sehingga tersangka marah dan langsung memukul korban sebanyak 2 kali dibagian muka.

“Kemudian korban pergi ke kamar bagian belakang, dalam hal ini kamar milik korban dan pada saat melihat korban pergi ke kamar mandi, tersangka langsung mengikuti dari belakang. Pada saat di dalam kamar mandi, tersangka langsung membenturkan kepala korban di tembok sebanyak dua kali sehingga korban terjatuh dan tergeletak di lantai kamar mandi. Setelah itu tersangka langsung pergi belanja keperluan untuk berangkat,” ungkap Kapolsek

Setelah mengetahui korban meninggal, lanjut Kapolsek, tersangka lalu mengganti kunci rumah dan melarikan diri bersama istri dan anakanya ke Makassar tanpa memberitahukan kepada pemilik rumah.

“Barulah tanggal  09 Januari 2017 sekitar pukul 13.00 Wit, pemilik rumah saat hendak masuk ke rumah menggunakan kunci serep sudah tidak bisa digunakan lagi sehingga membongkar jelusi  dan masuk dengan melepas engsel pintu. Pada saat pemilik rumah masuk di dalam rumah inilah, jenazah korban ditemukan dalam keadaan tergeletak didalam kamar mandi dengan kondisi yang sudah membusuk serta mengelurkan bau tidak sedap. Kemudian hal tersebut dilaporkan ke Polsek Abepura guna proses hukum,” jelas Kapolsek Abepura Kompol Rudolf Yabansabra panjang lebar.

Setelah ditangkap tersangka diproses sesuai pasal  333 ayat (1) dan ayat (3) KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 Tahun penjara.

Penulis             : J.Rumra/Roygen
Editor               : Umi Fadilah
Publisher         : Reinaldy N R

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password