Tim SAR Polda Bali dan BPBD Gianyar Temukan Mayat Henderikus Wilfredus

mayat29072017

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Nyawa melayang akibat menjadi korban tenggelam terus terjadi. Setelah bule Ukraina bernama Shersi Heveliev tenggelam saat surfing di Pantai Kuta dan pemancing asal Nusa Penida bernama I Kadek Sukadana tenggelam di kubangan besar Eks Galian C Klungkung, kini Henderikus Wilfredus alias Fred (25) yang menjadi korban tenggelam Air Terjun Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, Gianyar, Jumat (28/7).

Adanya laporan korban tenggelam, Tim SAR Direktorat Sabhara Polda Bali bersama BPBD Kabupaten Gianyar dan Satpolair Polres Gianyar mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) untuk melakukan evakuasi. Berdasarkan kronologis kejadian, Kasi Pengamanan dan Penyelamatan (Pammat) Subdit Gasum Direktorat Sabhara Polda Bali Kompol I Komang Tresna A. Manik menceritakan bahwa sekitar pukul 12.00 Wita, korban bersama 10 orang temannya berkunjung ke obyek wisata Air Terjun Tegenungan. Tiba di lokasi, korban bersama temannya turun menuju lokasi air terjun dan mandi diseputaran air terjun. Tanpa diketahui oleh temannya, tiba-tiba korban asal Flores, NTT sudah hilang tenggelam.

“Mengetahui hal tersebut, kemudian para saksi memberitahukan kepada warga sekitar dan selanjutnya secara bersama-sama dilakukan pencarian terhadap korban,” ujar Kompol I Komang Tresna A. Manik saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (29/7).

Perwira melati satu ini menambahkan, saat dilakukan evakuasi cuaca dalam keadaan cerah namun debit Air Terjun Tegunungan cukup deras. Atas kerja keras tim evakuasi, sekitar pukul 17.15 Wita korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. “Saat korban ditemukan menggunakan celana pendek warna hitam, bagian tubuh terdapat luka lebam kemungkinkan akibat benturan air terjun serta perut dalam keadaan kembung akibat kemasukan air,” terangnya.

Warga sekitar sangat menyayangkan atas terjadinya kejadian ini. Air Terjun Tegunungan seharusnya menjadi tempat wisata, justru menelan korban jiwa. Warga berharap kejadian ini tidak pernah terulang lagi.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Adhitya Yoga

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password