Polsek Batang Lupar Lakukan Operasi Pasar Antisipasi Kelangkaan Sembako dan BBM

Tribratanews.polri.go.id, Polda Kalbar Polres Kapuas Hulu – Menindak lanjuti surat Edaran Kapolres Kapuas Hulu Dalam rangka mengantisipasi dan menstabilkan harga pangan /sembako supaya tidak terjadi adanya penimbunan bahan pangan dan sembako Polsek Batang Lupar melaksanakan pengecekan di toko – toko yang berada di wilayah hukum Polsek Batang Lupar serta memonitoring penyaluran pendistribusian BBM di APMS Petro Kalis yang berada Kec. Batang Lupar.

Kapolsek Batang Lupar Ipda Rajiman beserta Personil Polsek Batang Lupar yang melaksanakan patroli sekaligus melakukan pengecekan bahan pangan/ sembako, monitoring serta pengamanan terhadap penyaluran /distribusi BBM. Dalam pelaksanaan tersebut Kapolsek Batang Lupar Ipda Rajiman bersama dengan Anggotanya menjelaskan guna mengantisipasi kelangkaan atau penimbunan bahan pangan /sembako yang berada di wilkum Polsek Batang Lupar.

Dalam pantauan dilapangan Kapolsek Batang Lupar beserta anggotanya menjelaskan
selama ini di lapangan ‘ Belum di ketemukan adanya penimbunan serta kelangkaan bahan Pangan /sembako di wilkum Polsek Batang Lupar serta para pengantrian BBM yang sangat berlebihan di Apms Petro Kalis tersebut dan situasi di sekitar APMS dalam keadaan aman dan kondusif ungkap Ipda Rajiman.

Menurut saudara Asep selaku pemilik toko sembako yang berada di Lanjak untuk kelangkaan atau penimbunan bahan pangan sembako tidak ada dan semuanya masih bisa di atasi. Sedangkan untuk BBM menurut keterangan dari Sdr. Adut selaku pengawas di lapangan dari APMS Petro Kalis menjelaskan untuk pasokan BBM di wilayah hukum Polsek Batang Lupar juga tidak ada mengalami kelangkaan akan tetapi untuk antrian pengisian yang berada di APMS Petro Kalis hanya terlihat pada saat pagi hari saja di karenakan mobilitas kendaraan yang agak tinggi serta kendaraan air berupa Speed yang di pergunakan oleh nelayan untuk beraktivitas ke Danau Sentarum dan selama ini situasi dan kondisi masih stabil, ungkap Ipda Rajiman

Pada saat Kapolsek Batang Lupar Ipda Rajiman bersama anggotanya melaksanakan pengecekan terhadap kelangkaan dan penimbun bahan pangan atau sembako di toko – toko menjelaskan tentang sangsi atau pidana bagi pelaku yang melakukan penimbunan bahan pangan atau sembako sesuai dengan :
1. Undang undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan sesuai pasal 133 dengan ancaman pidana penjara selama 7 tahun atau denda paling banyak 100 Milyar.
2. Undang undang Nomor 07 tahun 2014 tentang Perdagangan sesuai dengan pasal 107 dengan ancaman pidana penjara selama 5 tahun atau denda paling banyak 50 Milyar.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2015 tentang Ketahanan pangan dan gizi.
Untuk wilayah hukum Polsek Batang Lupar saat ini untuk pasokan bahan pangan dan sembako masih dalam keadaan stabil tidak ada kelangkaan dan penimbunan sembako serta untuk pasokan BBM juga masih stabil, terang Ipda Rajiman

Penulis : Tiyono Ershi
Editor : Umi Fadillah/ Sugeng Hs
Publish : Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password