Kadivhumas Polri Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Suku Osing Banyuwangi

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jawa Timur, Kawasan Desa Wisata Adat Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Penduduk di desa ini merupakan kelompok masyarakat yang memiliki adat istiadat dan budaya khas sebagai satu suku, yang dikenal sebagai suku Osing. Pemerintah telah menetapkannya Desa Kemiren sebagai Desa Cagar Budaya dan mengembangkannya sebagai Desa Wisata Adat Osing.

Setelah ditetapkan menjadi Desa Wisata Osing pada tahun 1995 oleh Bupati Banyuwangi Bapak H Turjono Purnomo Sidik yang telah membangun anjungan desa wisata yang terletak di utara desa. Anjungan ini dibangun dengan konsep menyajikan miniatur rumah-rumah khas Suku Osing, menyuguhkan kesenian warga setempat, dan memamerkan hasil kerajinan.

Desa Kemiren telah ditetapkan sebagai Desa Osing yang sekaligus dijadikan cagar budaya untuk melestarikan “keosingannya”. Area wisata budaya yang terletak di tengah desa itu menegaskan bahwa desa ini berwajah Osing dan diproyeksikan sebagai cagar budaya Osing. Banyak keistemewaan yang dimiliki oleh desa ini di antaranya penggunakan bahasa yang khas yaitu bahasa Osing.

Dengan pesatnya perkembangan pembangunan di Kabupaten Banyuwangi mempunyai dampak kepada Desa Kemiren menjadi tempat kunjungan Wisatawan Nusantara (Wisnu) dan Wisatawan Mancanegara (Wisman), kunjungan pelajar dan mahasiswa guna melakukan penelitian tentang masyarakat Suku Osing. Hal ini juga berlaku pada hampir semua pejabat yang berkunjung ke Banyuwangi mampir ke Desa Kemiren.

Rabu (26/7/2017) pukul 19.20 sampai 22.50 WIB Irjen Drs Setyo Wasisto SH Kadivhumas Mabes Polri selaku Kasatgas Pangan melakukan kunjungan kerja pengecekan pada Gudang Bulog dan beberapa Pabrik Penggilingan Padi dan Produsen Beras selanjutnya berkunjung ke Sanggar Genjah Arum milik Ir Setiawan Subekti di Desa Kemiren Kecamatan Glagah. Di Desa Adat tersebut Irjen Drs Setyo Wasisto SH disuguhi oleh othek lumpang yang dilakukan oleh perempuan – perempuan. Suku Osing yang sudah berumur antara 70 sampai 92 tahun, mereka begitu energik dalam memainkan musik dari alu dan lesung dengan irama rancak. Kadivhumas polri ikut memainkan musik tersebut. Dilanjutkan hiburan tari jejer gandrung dan pengenalan sejarah singkat Suku Osing di Kemiren oleh Drs Aekanu Haryono.

Selanjutnya, Irjen Drs Setyo Wasisto SH dinobatkan sebagai warga kehormatan Suku Osing Kemiren dengan secara simbolis dipakaikan ikat kepala khas Suku Osing (Udheng) oleh Ir Setiawan Subekti Pemilik Sanggar genjah Arum dan Tokoh Pemuda Suku Osing Haidi Bing Slamet.

Irjen Drs Setyo Wasisto SH menyampaikan, sudah sering melakukan kunjungan kerja hampir ke semua negara karena basik beliau sebelumnya lama dinas tugas di Interpol, namun belum pernah berkunjung ke Banyuwangi. Ini adalah kunjungan pertama beliau ke Banyuwangi, namun demikian beliau merasa seperti sudah lama dan akrab dengan warga Banyuwangi. Ternyata memang benar ada istilah dalam Suku Osing yang menyatakan bahwa jika dalam menyambut tamu harus memperlakukan tamu dengan sebaik mungkin sehingga tamu merasa datang sebagai tamu namun pergi/pulang sebagai keluarga.

“Tetap berkarya dan mempertahankan keaslian nilai-nilai adat budaya Osing yang akan memperkaya budaya nasional hal ini juga yang bisa membentengi dan menangkal paham-paham yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945,” tambah Kadivhumas Polri

Acara ditutup dengan menari bersama penari gandrung sebagai bentuk keakraban antara tamu dan tuan rumah. Kadivhumas menari dengan riang diikuti satu persatu oleh tamu undangan lainnya secara bergantian. Kegiatan berjalan aman, lancar dan tertib.

Penulis : Andri

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Andri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password