Kapolsek Seberuang beserta Muspika Melakukan Mediasi Antara pihak Perusahaan PT. AMS dengan Masyarakat Petani Plasma

 

Tribratanews.polri.go.id, Polda Kalbar Polres Kapuas Hulu- Polsek Seberuang Selasa (25/07/2017). Sekira Pukul 09.30 wib telah dilaksanakan pertemuan antara Kapolsek, Danramil, Kades Nanga Pala, Kades Nanga Ranyai dengan Masyarakat Petani plasma yang melakukan tindakan Pemagaran Jalan Perusahaan Perkebunan Sawit PT. AMS.

Pada hari Senin 24/7/ 2017, telah dilaksanakan rapat Koordinasi dihadiri oleh Muspika Kec. Seberuang, Kades Nanga Pala serta perwakilan pihak perusahaan yang dipimpin oleh Manager perusahaan sdr. ISMANTO guna menyikapi tindakan pemagaran jalan perusahaan sehingga mengakibatkan kegiatan perusahaan PT. AMS tidak dapat berjalan seperti biasa, yang dilakukan oleh masyarakat yang mengatasnamakan Petani Plasma.Tempat Pertemuan Mapolsek Seberuang.

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut antara lain IPTU P. SIMANJUNTAK Kapolsek seberuang, SUJONO dari Koramil Seberuang, ARDI Sekcam Seberuang, B. MULYADI PJ. Kades Nanga Pala, JUMADI Security perusahaan, ISMANTO Manager Kebun, L. TIMAS Temenggung Suku Kantuk, AGUS PRIYANTO, FERDIAN Kordinator dan F. DAHRUL Asisten kebun.

Dengan Agenda rapat menyikapi situasi yang ada, pihak perusahaan yang diwakilkan oleh manager sdr. ISMANTO mengambil keputusan untuk menanggapi beberapa Tuntutan Masyarakat Petani Plasma sebelumnya yaitu :
– 1. Masalah ketenagakerjaan :
Mengingat untuk menyerap tenaga kerja yang menjadi tuntutan masyarakat diantaranya adalah mandor, security, Guru, asisten maupun perawatan kebun, sudah diisi. Akan tetapi akan dipertimbangkan untuk diberi rekomendasi agar dapat diterima di perusahaan lain yang masih dalam grup yang sama, dengan ketentuan apabila ada kebutuhan tenaga kerja yang baru. Untuk tenaga kerja dibidang pendidikan dan kesehatan juga sudah terpenuhi, akan tetapi pihak perusahaan akan mendalami tentang masalah perekrutan sebelumnya dan apabila ad ditemukan kejanggalan akan segera ditertibkan.
– 2. Masalah Insentif ke perangkat Desa / Adat : Sebelumnya sudah berjalan sebagaimana mestinya, akan tetapi memang masih kepada jenjang tertentu, kedepan agar diusahakan pemerataan.
– 3. Masalah CSR :
Sudah berjalan di beberapa jalan poros desa ataupun dusun perbaikan jalan, akan tetapi untuk kedepannya akan dilaksankan percepatan perbaikan jalan scra merata.
– 4. Masalah sertifikat lahan warga :
Sudah dalam pengurusan, hanya memang dikarenakan prosedur yg agak rumit, sehingga terkesan lamban, akan tetapi pihak perusahaan akan berusaha semaksimal mgkin untuk menyelesaikannya dengan cepat.
– 5. Masalah kejelasan CPCL tahap II :
Sebenarnya permasalahan ini sudah selesai, akan tetapi pihak perusahaan sedang menunggu bilamana masih ada lahan-lahan yang masih dituntut ganti rugi, agar sekaligus diajukan kepada Pemerintah untuk mendapatkan sertifikat.
– 6. Masalah pembagian hasil :
Pihak perusahaan yg diwakili oleh sdr. ISMANTO selaku manager, tidak dapat mengambil keputusan, akan tetapi sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama pada tanggal 31 juli 2017, pihak perusahaan akan menjelaskan dan sedapat mungkin akan mmberi keputusan.

Setelah pihak Perusahaan yang diwakilkan oleh sdr. ISMANTO selaku Manager perusahaan memberikan kesanggupan atas beberapa tuntutan Masyarakat selain pembagian Hasil dengan tertulis dan ditanda tangani, Muspika beserta Kades, berangkat menuju Desa Nanga Pala untuk melakukan Negoisasi kepada masyarakat agar dapat membuka pagar/Portal sehingga aktivitas perusahaan dapat berjalan kembali ujarnya.

Samping itu guna membahas persoalan tuntutan yg diajukan masyarakat serta pembukaan Pagar yang menutup akses jalan perusahaan sampai kepada waktu yang telah disepakati. Yaitu pada hari Senin tgl 31 juli 2017 tempat pertemuan Rumah warga Masyarakat Dusun Koyan Desa Nanga Pala Kec. Seberuang. Yang hadir dalam rapat tersebut. Muspika Kec. Seberuang (Kapolsek dan Danramil). Kades Nanga Pala, Kades Ranyai. Masyarakat Petani Plasma. Masyarakat petani plasma setuju untuk membuka pagar/Portal dengan ketentuan yaitu
– Pada hari Senin tgl 31 juli 2017, Pihak perusahaan Harus sudah memberi Keputusan dan tidak menunda kembali waktu dalam mengambil Keputusan.
– Pihak perusahaan mulai dari hari ini yaitu Selasa tanggal 25 juli 2017, sudah harus memulai dan menyelesaikan jalan-jalan menuju Dusun dan Desa yang dilalui oleh kegiatan perusahaan, sampai tanggal tanggal 31 juli 2017 sebelum pertemuan guna membahas keputusan mengenai tuntutan yang diajukan oleh masyarakat petani plasma.
Apabila pada waktu pegambilan keputusan pada hari Senin tanggal 31 juli 2017, keputusan dari pihak perusahaan tidak dapat diterima oleh masyarakat petani plasma, maka kegiatan Pemagaran / Penutupan akses jalan perusahaan akan kembali dilakukan oleh masyarakat Petani plasma.

Setelah itu Kapolsek mempertemukan pelaku Mitra. Antara lain Perusahaan perkebunan PT. AMS, Perwakilan Masyarakat petani Plasma, Ketua Koperasi. Kades Nanga Pala dan Kades Ranyai di Aula perusahaan penyampaian Tututan Masyarakat dan Pelaksanaan Rapat pada tanggal 31 juli 2017. Tempat Aula Kecamatan Seberuang.

Pada kesempatan tersebut Kapolsek Seberuang Iptu P. Simanjuntak memberikan saran dan pendapat agar dalam melakukan setiap aksi Masyarakat petani plasma untuk tidak melakukan tindakan Anarkis atau Pengerusakan Aset Perusahaan yang akan berujung kepada pelanggaran hukum. Kapolsek Seberuang juga berterima kasih kepada Masyarakat petani plasma yang telah bekerja sama kepada pihak Aparat, Muspika dan Perusahaan yang dimana berjalan dengan lancar dan terkendali. Kapolsek Seberuang beserta Anggota juga Ikut membantu pihak Masyarakat petani plasma dalam membuka pagar ujar Kapolsek Seberuang.

Penulis : Teguh
Editor : Umi Fadillah/ Sugeng Hs
Publish : Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password