Spesialis Bajing Loncat di Ogan Ilir Ditangkap Tim Opsnal Polsek Pemulutan

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sumsel, Polsek Pemulutan menangkap AF (19) warga Desa Ibul Besar Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir merupakan resedivis kambuhan yang kerap melakukan aksi bajing loncat di wilayah Ogan Ilir.

Dalam melancarkan aksinya pelaku tidak sendirian, pelaku dibantu dua orang temannya AF dan RI yang sudah terlebih dahulu di tangkap dan sedang menjalani hukuman di Lapas Tanjung Raja Ogan Ilir.

Modus yang mereka lakukan yaitu ketiga pelaku membuntuti mobil truk yang sudah menjadi target mereka dengan menggunakan sepeda motor. Lalu AF menaiki mobil truk dengan cara meloncat di bak truk bagian belakang dan menurunkan 2 dus rokok bila di uangkan berkisar Rp 17.440.000. Kemudian 2 dus rokok tersebut dibawa oleh AF dan RI yang sudah membuntuti mobil truk dari awal menggunakan 2 unit sepeda motor.

“ AF kita tangkap pada hari Senin (24/7/2017) sekira pukul 21.30 Wib saat berada di rumah teman wanitanya  di Desa Ibul Besar 3 Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir tanpa melakukan perlawanan, hal ini berdasarkan laporan Riyanto ( korban ) yang tertuang dalam Laporan Polisi nomor : LP/B-71/VI/ 2017/Res OI/Sek Pml  tanggal 16 Juni 2017, “ ujar Kapolres Ogan ilir AKBP M. Arif Rifa’i, Sik melalui Kapolsek Pemulutan AKP Helmi Ardiansyah,SH saat di konfirmasi awak Tribratanews di ruang kerjanya. Rabu (26/7/2017)

Barang bukti yang ikut diamankan berupa 1 unit mobil Truk Canter Warna Kuning BG 8964 UH, 1 unit Sepeda motor Honda Beat warna hitam lis orange BG 5797 ZY, 1 dus rokok gudang garam warna Merah, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih, 2 lembar celana pendek yang di beli dari uang hasil penjualan rokok, 1 buah jam tangan warna orange dan 1 lembar baju kemeja warna biru yang di beli dari uang hasil penjualan rokok.

Pelaku merupakan  resedivis kambuhan dan spesialis bajing loncat yang sudah 3 kali melakukan aksinya di wilayah hukum Polsek Pemulutan dan Polsek Kertapati. Pelaku akan kita kenakan pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara, beber Kapolsek.

Penulis : Yulius / Polda Sumsel

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Yulius / Polda Sumsel

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password