Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak, P2TP2A Tanggamus Lampung Gandeng Polres

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung. Polres Tanggamus melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim), Bripka Primadona Laila menjadi narasumber pada sosialisasi Pusat Perlindungan Tindak Pidana Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lamban Ratu Agom, yang digelar di balai Pekon Negeri Ratu Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus, Selasa (25/7/17).

Bertajuk “Melalui Sosialisasi P2TP2A, Kita wujudkan Tanggamus Bebas KDRT dan Pelecehan Seksual Terhadap Anak”, dihadiri ketua P2TP2A Hj. Affulah Samsul Hadi dan Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Tanggamus.

Ketua Pelaksana Dra. Desto Suciati, SE., mengatakan bahwa P2TP2A “Lamban Ratu Agom” adalah salah satu lembaga yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah Tanggamus dalam upaya pemenuhan kebutuhan akses penanggulangan tindak kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan anak serta peningkatan posisi dan kondisi perempuan dalam masyarakat. Beralamat di Jalan Raya Gisting Bawah Kec. Gisting Kab. Tanggamus, HP. 085274426435.

P2TP2A memfasilitasi kebutuhan perempuan dan anak korban kekerasan dalam memenuhi hak korban yaitu hak atas kebenaran, hak atas perlindungan, hak atas keadilan, hak atas pemulihan/pemberdayaan serta mewujudkan kesejahteraan gender diberbagai bidang kehidupab perempuan dan anak secara menyeluruh.

“pelaksanaan sosialisasi P2TP2 bertujuan dalam Penangananan Korban Kekerasan dan Anak, sehingga dapat mewujukam kepedulian Pemerintah Kabupaten Tanggamus serta mensosialiaasikan keberadaan P2TP2A Lamban Ratu Agung. Sehingga dapat lebih meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat”, katanya.

Bripka Primadona Laila dalam pemaparan materinya menjelaskan Polres Tanggamus melalui dirinya mengajak bersama-sama mengenal undang-undang perlindungan anak dan mengetahui kategori anak menurut UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
Pasal 1 angka 1, bahwa Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

Berbagai bentuk kekerasan terhadap anak yang ditetapkan sebagai tindak pidana sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Anak. Seperti dikemukakan di atas, bahwa ada beberapa bentuk kekerasan terhadap anak, yaitu kekerasan fisik, psikis, dan seksual.

Tetapi yang lebih penting dari analisa kekerasan terhadap anak lebih banyak dilakukan oleh keluarga, ikatan keluarga seperti ayah, ibu, paman, kakek, nenek, pekerja rumah tangga selain itu saat ini pada era globalisasi pergaulan anak melalui medsos yang sangat mudah dijangkau. “Itulah yang harus kita antisipasi bersama, peserta yang hadir disini dapat meneruskan materi yang telah kami sampaikan mengenai perlindungan anak kepada warganya masing-masing sehingga anak tidak menjadi korban maupun pelaku kekerasan anak”, harap Bripka Primadona Laila.

Disela kegiatan katua P2TPA, Hj. Afillah Samsul Hadi mengatakan, keberadaan P2TP2A yang beridiri sejak tahun 2013 belum sepenuhnya diketahui sehingga dengan adanya sosialiasi saat ini semua masyarakat dapat mengetahui, apabila terjadi kasus dapat cepat melapor kepada P2TP2A.

“karena kebanyakan sekarang ini kalo ada korban bisa dikatakan itu adalah aib keluarga sehingga tidak melaporkan kepada P2TP2A. Setelah banyak yang tau nantinya diharapakan dan kami akan mendampingi si korban dan urusan pelaku nantinya ada di Kepolisian”, kata Hj. Affilah.

Terkait kerjasama P2TP2A Lamban Ratu Agom juga telah bekerjasama dengan dinas terkait. “Untuk Polres Tanggamus sendiri nomor 1 dalam mendukung kami karena kemanapun kami jalan selalu jalan dengan Polres”imbuhnya.

Lebih lanjut Hj. Affilah mengatakan peserta sosialisasi terdiri dari banyak kader kecamatan Kota Agung dan Pekon se-Kecamatan Kota Agung, “karena kader banyak ketemu dengan masyarakat. Kader kader Posyandu, kader PKK yang sering pembinaan dibawah jadi mudah untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang keberadaan kami”, pungkasnya.

Sementara itu, kader PKK asal Pekon Kota Batu, Halimi menyambut baik kegiatan yang positif tetapi dia berharap P2TP2A dapat berada sampai kecamatan.”saran kami P2TP2A dapat juga berada ditingkat kecamatan sehingga kedepan dalam pendampingan kasus kekerasan terhadap anak dapat lebih lebih menjangkau masyarakat”, harapnya. (*)

Penulis : N.Muslih / Polres Tanggamus
Editor : Umi Fadilah
Publish : N.Muslih Lpg

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password