Tangkal Radikalisme, Polresta Bandar Lampung Bersama Masyarakat Adakan Focus Group Discussion

Tribratanews.polri.go.id – Polda Lampung/Polresta Bandar Lampung. Sebanyak 116 orang tokoh agama dan tokoh masyarakat se-kota Bandar Lampung mengikuti Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka mencegah paham radikalisme diwilayah hukum Polresta Bandar Lampung, yang diadakan di Joglo Mapolresta, pada Senin (24/7).

Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Lampung DR. Abdul Syukur,  M.Ag. menjadi narasumber, didampingi Wakapolresta AKBP Bobby P Marpaung. Sebagai moderator adalah Ketua MUI kota Bandar Lampung DR. Suryani M Nur.

Dalam FGD tersebut, Abdul Syukur menjelaskan radikalisme salah satu dampak negatif globalisasi. Pengaruhnya kepada generasi muda bisa difilter lewat semangat nasionalisme. Radikalisme berhubungan erat dengan terorisme. Itu sebabnya upaya penanggulangannya tidak bisa dilakukan sendiri. Harus bersama-sama.

 Lanjutnya, hasil survei menyimpulkan mayoritas masyarakat Lampung sangat menolak radikalisme hadir disekitar mereka. “Untuk masyarakat Provinsi Lampung, beberapa waktu lalu kami adakan survei kecil-kecilan untuk mengetahui apa dan bagaiamana pemahaman radikalisme ditingkat masyarakat.  Hasilnya, mayoritas masyarakat kita tergolong Islam moderat yang lebih menyukai ketenangan dan ketentraman dilingkungan mereka. Hidup bersama harmonis dalam perbedaan. Sebagian besar sangat menolak kehadiran radikalisme karena tindakan radikalisme pasti mengutamakan kekerasan. Lewat pemboman dan pembunuhan misalnya.” kata  Abdul Syukur.

Diakhir kegiatan, diisi dengan sesi tanya jawab antara narasumber dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir dalam Focus Group Discussion (FGD). (*).

Penulis : Wahyudi
Editor   : Umi Fadilah
Publish : Yudi ZLD

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password