Kapolsek Selakau : Selakau Darurat Cabul

Tribratanews.polri.go.id, Polda Kalbar, Polres Sambas, Polsek Selakau, Maraknya kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur di wilayah hukum Polsek Selakau yg menaungi dua kecamatan, Kec. Selakau dan Kec. Selakau Timur akhir-akhir ini membuat Kepala Kepolisian Sektor Selakau Iptu Ronald Deny Napitupulu, S.H., M.H Angkat Bicara atas telah terjadinya perbuatan pidana cabul yg korbannya anak dibawah umur. Atas kejadian tersebut pihaknya akan meningkatkan program yg sudah dibuat dan berjalan yg bertujuan utk menekan angka kriminalitas melalui pendekatan secara edukatif dgn memberikan penyuluhan ke sekolah2, rumah ibadah dan kantor2 desa yg ada di 2 ( dua ) kecamatan tersebut.

Pria berpangkat Inspektur Polisi satu ini mengedepankan Bhabinkamtibmasnya untuk selalu memberikan sosialisasi dan himbauan Kamtibmas di masing2 desa binaannya di setiap kegiatan masyarakat, safari jumat dan minggu.

Dalam tiga bulan ini kita sudah menerima 2 Laporan Polisi cabul yg korbannya anak dibawah umur yg lokasi dan tempat kejadiannya berada di Desa yang sama. Pelaku utk kedua kejadian tersebut sudah kita amankan dan proses dan kita jerat dgn pasal 81 jo pasal 82 sebagaimana diatur dalam UU No.35 tahun 2014 Tentang Perubahan UU No.23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.
Untuk itu akan kami lakukan evaluasi terhadap kinerja para bhabinkamtibmas yg telah ditugaskan tsb kembali Tutur Ronald.

Dalam tiga bulan ini Polsek Selakau sudah berbuat dan berupaya utk menanggulangi tindak pidana cabul ini dgn memberikan Sosialisasi dan penyuluhan Kamtibmas di Sekolah-sekolah, acara hiburan band, khitanan, resepsi pernikahan, safari Jumat dan minggu. Namun tindak pidana ini tetap saja terjadi, meskipun demikian kami tidak akan bosan – bosan melakukan apa yg sudah menjadi program kami demi terwujudnya keamanan dan ketertiban di wilayah kami.

Dlm kesempatan ini kapolsek mengatakan yg berperan penting dlm hal ini adalah orang tua, oleh karna itu kapolsek mengajak dan menghimbau kepada para orang tua utk mengawasi, melakukan pembinaan dan mengontrol pergaulan anaknya agar tdk keluar dr norma agama dan hukum, menjadi korban atau pelaku kejahatan yg bisa merugikan diri sendiri, keluarga dan orang lain, tegas Ronald kembali.

Penulis : Rio Castela.
Editor : Umi Fadhilah.
Publis : Cucu Safiyudin.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password