Musim Tanam Padi Akan Segera Tiba

Tribratanews.polri.go.id Polda Kalbar Polres Kapuas Hulu – Batang Lupar Minggu 23/7/17 Masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu terutama Masyarakat pedesaan setiap bulan Agustus setiap tahunnya melakukan kegiatan rutinnitas melakukan penanaman padi dengan cara ladang berpindah, Sehingga masyarakat setiap tahunnya setiap akan melakukan penaman padi masyarakat memuka lahan yang baru dengan menebang hutan dan apabila sudah kering dari hasil tebangan dibakar kemudian ditanam padi dengan cara ditugal, dengan adanya kebiasaan Masyarakat dengan cara melakukan penanaman padi dengan cara berpindah pindah dan tetap membuka lahan yang baru. Maka Kapolsek Batang Lupar Ipda Rajiman melakukan kegiatan sosialisasi tentang Karhutla secara maraton dengan libatkan Koramil 1206 / Psb Lanjak dan Personil dari Mangala Agni Daops Semitau.

Dalam melaksanakan patroli terpadu saat ini di pusatkan dari Desa ke Desa hingga ke Dusun dusunnya di wilayah Kecamatan Batang Lupar yang terdiri dari 10 Desa dan 32 dusun. Dan pada hari Minggu Team gabungan Melaksanakan Sosialisasi ketiga dusun yaitu Dsn Pejabang, Dusun Tekalong dan Dusun dengan cara mendatangi para warga dan petani pekebun di ladangnya dan di rumah betang Desa Lanjak Deras untuk memberikan Penyuluhan tentang Larangan dan Bahaya Karhutla serta sangsi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan oleh Team patroli gabungan Terpadu tersebut, terang Kapolsek Batang Lupar Batang Lupar

Adapun Posko Karhutla untuk Wilayah Batang Lupar bertempat di rumah Saudara Ramli Dahlan yang beralamatkan di Dusun Kampung Baru Desa Sepandan Kec. Batang Lupar Kab. Kapuas Hulu, Dalam kegiatan patroli terpadu tersebut Team yang terdiri dari Polsek Batang Lupar Koramil 1206/Psb Lanjak dan dari Mangala Agni Daops Semitau dengan mengunakan kendaraan roda dua dengan cara menelusuri tempat tempat yang di anggap rawan terjadinya Karhutla, Dalam penyampaian sosialisasi / himbauan kepada warga Masyarakat yang di temuin Kanit Binmas Polsek Batang Lupar Bripka Winton Situmorang menjelaskan tentang Dampak dan Bahaya Karhutla.
Disamping itu Masyarakat juga diajak berperan aktif untuk mencegah Karhutla dalam membuka lahan pertanian dan memelihara kamtibmas di lingkungan masing-masing serta menumbuhkan kerjasama yang baik antara Polri, instansi terkait dan Masyarakat” Bahwa Kebakaran/pembakaran Hutan dan Lahan menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan tidak hanya sekedar musnahnya ekosistem tapi kabut asap yang bisa menimbulkan penyakit ISPA serta menjadi rusaknya kehidupan, Pembakaran hutan atau lahan merupakan kejahatan yang harus diperangi oleh kita semua.

Salah satu upaya membuat efek jera para pelaku pembakaran hutan atau lahan adalah dengan mengenakan hukuman pidana penjara dan denda semaksimal mungkin, untuk membuat jera dan menjadi pelajaran bagi yang melakukan perbuatan akan dikenakan sanksi pidana bagi pelaku pembakaran atau orang yang membakar hutan dan lahan Serta hal hal yang mengantur tentang pembakaran dan pengrusakan hutan diatur oleh :
1. Peraturan pemerintah no 4 Th 2001 tentang pengendalian kerusakan dan atau pencemaran linkungan hidup yg berkaitan dengan kebakaran hutan dan atau lahan.
2. Undang -undang Nomor 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.
3. Undang undang Nomor 41 Th 1999 tentang Kehutanan.
4. Undang undang Nomor 41 Th 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
5. Undang undang Nomor 32 Th 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup .
6. Undang -undang Nomor 39 Th 2014 tentang perkebunan.

Penulis : Rajiman
Editor : Umi Fadilah / Sugeng Hs
Publish : Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password