Pres Confrerence Kasus Korupsi Dana PKKPM-PIE dan Pencurian Yang Dilaksanakan di Polres Polman

tribratanews.polri.go.id – Polda Sulbar, Kapolres Polman Akbp Hanny Andhika Sarbini, S.IK, SH, MH didampingi Kasat Reskrim , KBO Sat Reskrim, Kanit Tipikor, Kanit Res Polsek Wonomulyo melaksanakan Pres Conference dengan Media Cetak dan Elektronik terkait Kasus Korupsi , Pencurian Uang , Barang Elektronik dan Sepeda Motor. Jumat (21/07/17) pukul 18.35 wita di Aula Rupatama Polres Polman.

Dasar Laporan Polisi : LP : A/57/VI/2016/SULBAR/RES POLMAN, Tanggal 16 juni 2016. Hasil Penyelidikan Unit Tipikor Sat Reskrim Res Polman. TKP di Kec. Tutar, Waktu kejadian Dalam tahun 2016. Kasus Korupsi pengelolaan Dana PKKPM-PIE ( Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan Infrastruktur Ekonomi ), dengan Nilai Anggaran sebesar 2 Milyar dari APBN TA 2016, tempat kegiatan Tutar Kec. Tutar Kab. Polman yang mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp 374.360.947 dengan berdasarkan perhitungan auditur BPKP.

Dari Kasus tersebut beberapa Tersangka sudah diamankan/ ditahan, MS (49), Swasta, Makassar, berperan sebagai Fasilitator Tehnik Kabupaten diduga tidak melaksanakan Pengawasan, VA (29) Swasta, Makassar, selaku Fasilitator Kecamatan tidak melaksanakan Pengawasan, YS (33) Swasta, Tutar Kab. Polman Selaku Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK), GR (30) Swasta, Makassar, SN (31) Swasta, Tutar dan AR (41) Swasta, Desa Pulliwa Kec. Tutar Kabupaten Polman. Melanggar ketentuan Pidana Pasal 2(1) Subs Pasal 3 UU no.31 Tahun 1999 UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 55 Ayat 1 KUHP , dengan Ancaman Pidana Minimal 4 tahun Maksimal 20 Tahun Denda Minimal Rp 200.000.000 Maksimal Rp 1.000.000.000 (Satu Milyar).

Motif masing-masing tersangka melakukan Konsfirasi untuk memperkaya atau mendapatkan keuntungan masing-masing.

Modus Operandi, Dengan mengurangi Volume Pekerjaan pada beberapa item Pekerjaan Sektor Pertanian, Peternakan, Sektor Jasa Usaha dan Sektor Industri Minyak Kelapa. Pelaku melakukan Mark Up terhadap penggunaan kendaraan Operasional Motor Gandeng 3 Roda. Adapun Barang bukti yang disita yaitu Dokumen terkait kegiatan PKKPM-PIE, Uang tunai sebesar Rp 10.650.000, Buku Rekening Tabungan Bank BRI, 1 Flash Disk yang berisi data kegiatan. Selain Kasus Korupsi Dibahas Juga tentang Pencurian Uang, Motor dan Barang Elektronik lainnya.

Penulis : Indra Reskiawan

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Andi Srirahayunita

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password