Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Penyelundupan Shabu 1 Ton

Tribratanews.polri.go.id – Polda Metro Jaya, Kamis (20/07/2017) Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberi apresiasi kepada sejumlah anggota yang terlibat dalam pengungkapan 1 ton narkoba yang diselundupkan jaringan Internasional kelompok Taiwan melalui Pantai Anyer, Serang, Banten.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, pihaknya sengaja menggelar konferensi pers ini karena barang bukti sebanyak 1 ton shabu kelas 1 yang ditemukan dalam pengungkapan kasus ini, adalah terbesar sepanjang sejarah Kepolisian Indonesia.

“Shabu 1 ton ini adalah jumlah terbesar yang pernah kami sita selama ini dalam penanganan kasus narkoba. Dulu memang pernah ada di Polda Metro Jaya juga hampir 900 kg lebih, pernah juga di BNN ada 800 kilogram, pernah juga dua tahun lalu di Polda Metro Jaya 600 kilogram, tapi ini yang terbesar 1 ton,” kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari kerjasama yang dilakukan dengan instansi lain seperti Kementerian Keuangan, Bea Cukai dan Badan Nasional Narkotiba (BNN) serta Kepolisian Taiwan.

Dalam kasus penyelundupan 1 ton shabu ini Polisi berhasil menangkap 4 Warga Negara Taiwan di Pesisir Pantai Anyer, Serang, Banten, pada Kamis, 13 Juli 2017 dini hari. 4 tersangka tersebut yakni LMH, CWF, LGY dan HYL. Namun, karena melawan petugas dengan menabrakkan mobilnya LMH sebagai pimpinan penyelundup narkoba itu ditembak mati serta sebanyak 5 ABK juga turut ditangkap. Mereka juga berkewarganegaraan Taiwan yakni TCH, SCF, KCY, KCH dan JJS. Saat ini, Polisi masih menelusuri bandar utama dan pemilik barang haram tersebut.

“Saya mengapresiasi kinerja Polri. Kami bisa bersama-sama mencegah masuknya barang-barang berbahaya terutama narkotika di Indonesia,” ujar Sri Mulyani.

Penulis : Fitri

Editor   : Umi Fadilah

Publish : Fitri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password