Bentuk Mental Kepribadian, 10 Mahasiswa IST Akprind Mengikuti Pendidikan Dasar Satuan Mahasiswa Bhayangkara

Tribratanews.polri.go.id -Jogja, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda DIY menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar kepada Satuan Mahasiswa Bhayangkara (Satmabhara) Institut Sains Dan Teknologi (IST) Akprind. Acara ini digelar selama 5 (lima) hari dimulai dari Kamis, 20 s/d 24 Juli 2017. Peserta Diksar terdiri dari 10 Orang yang merupakan mahasiswa IST Akprind. Sedangkan Lokasi Diksar Di Mako Detasemen A Satuan Brimob DIY Gondowulung Bantul.

Ditemui para Pewarta usai Upacara Pembukaan Pelatihan Diksar Satmabhara, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) D.I.Yogyakarta Brigjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., berharap kepada para peserta agar setelah mengikuti Pelatihan, tingkat disiplin di lingkungan kampus itu mereka bagus. Tidak membuat ulah, kemudian juga bisa memberikan infromasi kepada rekan rekan yang lain.

Kapolda menambahkan, kedepan Polda DIY akan melakukan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi. Antara lain dari UIN, UII, dan dari beberapa perguruan tinggi yang lain. Sehingga nanti diharapkan latihannya bersama-sama. Dan tempat pelatihan dapat bergiliran.

“Jadi bukan hanya kerjasama di lingkungan kampus saja, tetapi (juga) dengan kemitraan dengan kampus kampus yang lain. Karena kita juga melihat, jogjakarta ini kampus/ perguruan tinggi sangat banyak sekali”, ujar Kapolda usai Upacara Pembukaan Diksar Satmabhara, kamis pagi (20/07/17)

Kapolda berujar saat ini yang sudah berjalan antara lain PKS (Patroli Keamanan Sekolah), Saka Bhayangkara, Polisi Cilik untuk tingkat SD. Sedangkan kalau di Perguruan Tinggi,Satmabhara namanya.

“Kalau Instruksi (dari Mabes) memang kita harus menjalin kemitraan. Ada Police Goes to School, Police Goes to Campus. Nah salah satunya ini (Satmabhara). Kemudian juga penjabarannya disesuaikan dengan kearifan lokal. Dan kondisi yang ada di wilayahnya masing masing. Nah khusus di Jogja ini punya banyak kampus dan perguruan Tinggi kita melalui kegiatan Satmabhara ini’’, lanjut Kapolda seraya menambahkan.

“Jadi sebenarnya hal yang paling teknis di Kepolisian kita kenalkan kepada mereka. Jadi sekaligus mereka terbekali Soft Skill. Artinya misalnya, pengetahuan baris Berbaris, itu sudah pasti. Safety Riding, Olah TKP, mereka paling tidak sudah tahu. Inilah yang akan kita kenalkan kepada mereka sehingga mereka mempunyai Soft Skill”, sambung Kapolda mengakhiri.

Senada dengan Kapolda DIY, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Kombes Pol. Rudi Heru Susanto mengatakan, pihaknya memang sudah melakukan sosialisasi tentang Satmabhara, bahwa sekarang ini ada Peraturan Kapolri, yang memerintahkan Satwil punya Satmabhara.

“Sebetulnya angkatan sebelumnya sudah ada, sekarang kita aktifkan betul kegiatannya. Beda dengan yang lalu. Nah ini semua Fungsi masuk, ada Sabhara, Binmas, Brimob, Lalu Lintas dll. Nanti kita bekali dengan Pengenalan Kemampuan seperti itu”, tegas Heru kepada Pewarta.

“Kalau dulu (angkatan terdahulu) mereka tidak dilatih di Brimob, tapi di Kampusnya saja. Tetapi pelatihnya tetap dari kita (Polri). Sedangkan untuk yang sekarang, digembleng di Brimob baru pertama kali ini,” sambungnya.

Heru mengatakan bahwa kegiatan Satmabhara ini adalah kegiatan yang sukarela. “Mereka tidak dipaksa. Di Akprindnya sendiri, mereka bisa memilih seni, olahraga, Satmabhara monggo. Tapi kita memang harus mensosialisasikan bahwa Satmabhara sangat penting bagi kehidupan”, katanya mengakhiri.

Diakhir Upacara Pembukaan, di laksanakan peragaan berupa Safety Ridding, pengenalan alat untuk pelatihan, serta Foto bersama

Penulis : Dhenyy
Editor : Umi Fadilah
Publish : Jay

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password