16 Golok dan Sebuah Senapan Angin Diamankan Polres Pelabuhan Tg Priok dari KM. Bahari Indonesia

Tribratanews.polri.go.id-Polres Pelabuhan Tanjung Priok|

Polres Pelabuhan Tanjung Priok pada hari Rabu (19/7/2017) pukul 04.30 wib telah mengamankan 16 bilah golok yang dibawa oleh salah satu penumpang KM. Bahari Indonesia datang dari Pontianak yang menurunkan penumpang sebanyak 658 jiwa dan penumpang lanjutan yang naik sebanyak 1.026 jiwa.

index

16 bilah golok dan parang ini diamankan dari pemilik sdr. Umrah dan sdr Rusni pekerjaan petani diketahui saat dilakukan pemeriksaan dengan mesin X-Ray, alasan golok dan parang tersebut dibawa dari Pontianak adalah untuk keperluan bekerja di perkebunan sawit dan rencana akan dibawa pulang kembali, sebelum di perbolehkan ke dua orang tersebut diserahkan kepada piket Sat Reskrim untuk dilakukan pendataan.

Selain Golok dan parang, dalam pemeriksaan X-ray tersebut juga didapati senapan angin kaliber 4,5 mm a.n pemilik sdr Hendra selanjutnya di serahkan ke piket Intelijen untuk pemeriksaan lebih lanjut tentang kepemilikan dan peruntukannya.

index

Petugas juga mengamankan 19 ekor burung berbagai jenis antara lain 1 ekor burung Beo, 6 ekor burung Cakling, 9 ekor burung Kolibri, 1 ekor burung Pelatuk, dan 2 ekor burung Trocokan yang tidak dilengkapi surat-surat, selanjutnya oleh petugas burung-burung tersebut diserahkan kepada pihak Karantina Hewan Pelabuhan Tanjung Priok guna proses lebih lanjut.

Dalam pelaksanaan pengamanan dan pelayanan terhadap penumpang kapal dipimpin Pawas AKP Sukardi didampingi Kapolsubsektor Pelni Ipda Sudirman Agus, dan stake holder sebanyak 27 personil, pemeriksaan dilakukan secara ketat yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok dilaksanakan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para penumpang baik yang akan naik maupun turun dari kapal sehingga kondisi dan situasi wilayah Pelabuhan Tanjung Priok aman dan kondusif.

Adanya pemeriksaan yang dilakukan secara ketat terhadap barang bawaan penumpang dilakukan oleh pihak Polres Pelabuhan Tanjung Priok, untuk mendeteksi barang-barang berbahaya dan dilarang baik yang akan naik ataupun turun dari kapal, apalagi saat ini celah bagi para penyelundup khususnya Narkoba memanfaatkan jalur angkutan laut untuk membawa dan menyelundupkan Narkoba sehingga perlu adanya penjagaan dan pengawasan yang ketat di pintu masuk / keluar Dermaga Terminal Penumpang Nusantarapura II Pelabuhan Tanjung Priok, dan hal tersebut menjadi atensi dari Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Roberthus Yohanes De Deo, terang AKP Sukardi.

Penulis : Trisno

Editor : Umi Fadilah

Publish : Trisno

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password