Kasus Aborsi di Padang, Ini Kronologisnya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sumbar, Ditreskrimum Polda Sumbar akhirnya menetapkan dua orang sebagai tersangka terkait kasus aborsi dengan korban yang masih berstatus sebagai pelajar.

Kedua tersangka berinisial IG dan HN, IG merupakan paman korban yang telah melakukan perbuatan cabul dan HN merupakan orang yang membeli obat aborsi. Sedangkan korban berinisial PH.

Dirreskrimum Polda Sumbar Kombes Pol Ardimulan Chaniago, S.Ik, didampingi Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Syamsi, saat menggelar release tadi siang menerangkan kronologis kasus aborsi tersebut.

Aksi pencabulan yang dilakukan oleh tersangka IG terjadi sejak tahun 2015, dimana saat korban sedang mencuci kemudian timbul hasrat oleh tersangka dan kemudian melakukan hubungan badan dengan korban.

“Awal mulanya sekitar tahun 2015, saat korban sedang mencuci kemudian tersangka melakukan aksinya”, terang Kombes Pol Ardimulan.

Selanjutnya pada tahun 2017, korban memberitahukan bahwa dirinya sudah terlambat datang bulan, kemudian setelah dilakukan pengecekan ternyata telah hamil 6 bulan.

“Pada bulan Mei di cek ternyata hamil, oleh karena itu tersangka berniat untuk menggugurkan kandungan tersebut”, tambah Dirreskrimum dihadapan awak media.

Tersangka berinisiatif untuk menggugurkan kandungan korban, tersangka IG meminta tolong kepada tersangka HN untuk membelikan obat gugur kandungan, dan HN membelikan obat tersebut di suatu tempat di daerah Siteba Kecamatan Nanggalo Kota Padang.

Akhirnya kandungan berhasil digugurkan dan meninggal dunia, jasad bayi tersebut kemudian dikubur di daerah Nanggalo.

Melihat perubahan fisik pada anaknya, orang tua korban kemudian melaporkannya ke Polda Sumbar pada tanggal 5 Juli 2017.

Baca juga: Polda Sumbar Release Kasus Aborsi 

“Setelah menerima laporan, kita lakukan penyidikan melalui Subdit IV bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)”, pungkasnya.

Kombes Pol Ardimulan pun menjelaskan rencananya dalam minggu depan akan melakukan autopsi, untuk melihat hasilnya.

Barang bukti yang disita berupa 2 butir pil obat aborsi dan satu buah alat cangkul untuk mengubur jasad bayi.(*).

Penulis : R. Fauzi/Sumbar
Editor : Umi Fadilah
Publish : R. Fauzi/Sumbar

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password