Cegah Kanker Serviks, Bersama dr. Sandie Farina, SpOG,Mkes

Tribratanews.polri.go.id, Boyolali –  “Bulan Deteksi Dini Kanker” itulah tema yang diambil dalam acara penyuluhan yang diadakan oleh Bhayangkari Cabang Boyolali dibawah asuhan Ny.Diana Aries Andhi di gedung pertemuan Bhayangkari Boyolali pada rabu(12/7) pagi ini, dalam rangka HUT BPJS Kesehatan dan Hari Kesatuan Gerak Bahayangkari ke 49, yang diikuti puluhan Polwan dan Bhayangkari, dengan mengundang narasumber, dr. Sandie Farina, SpOG.Mkes, dari Rumah Sakit Moewardi Solo.

Dia memaparkan tentang apa itu kanker serviks? kanker leher rahim adalah kanker yang terjadi pada leher rahim(serviks), dan apa itu serviks? serviks adalah daerah yang menghubungkan rahim(uterus) dan vagina,

“Kanker Serviks adalah kenker yang banyak menyebabkan kematian pada perempuan, yang disebabkan oleh virus HPV(Human Papilloma Virus), pada organ intim, Infeksi dengan HPV sering kali tidak menimbulkan gejala, banyak orang tidak tahu mereka terinfeksi HPV, dan juga banyak orang dapat menularkan HPV tanpa menyadarinya, “terangnya.

Gejala yang ditimbukan antara lain pendarahan yang tidak normal yaitu pendarahan sesudah melakukan hubungan intim, pendarahan abnormal( diluar waktu haid), pendarahan sesudah menopause, dan kelainan pada vagina(keluarnya cairan kekuningan dan berbau) serta gejala lainnya sakit/nyeri pinggul dan kaki.

Kanker serviks dapat dicegah dengan cara deteksi sedini mungkin dengan PAP SMEAR, selain itu juga dengan edukasi mengenai kanker serviks dan vaksinasi HPV VAKSIN.

“Jika anda terinfeksi HPV, 80% akan dibersihkan dengan sistem immun(kekebalan), dan untuk 10-20% kemungkinan menjadi infeksi persisten(menetap) yang beresiko menjadi kanker seviks, “ujarnya.

Dia menjelaskan, kebanyakan pria dan wanita yang telah berhubungan intim beresiko terinfeksi HPV, lebih dari 75% wanita yang berhubungan intim pernah terinfeksi HPV, puncaknya diantara umur 18-22 tahun. beberapa faktor yang beresiko terkena kanker serviks antara lain berganti-ganti pasangan, merokok dan minuman keras, terlalu banyak melahirkan, usia hubungan sexual <20 tahun dan tidak menjaga kebersihan organ genital.

Penulis  : Shuro
Editor     : Umi Fadilla
Publish  : Shuro

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password