Kapolres Kotawaringin Barat Bekali Murid Sekolah Bahaya Narkoba dan Paham Radikalisme

Tribratanews.polri.go.id – Polda Kalteng. Polres Kotawaringin Barat (Kobar) beserta Polsek jajaranya terus melakukan kampanye anti Narkoba dan anti paham radikal salah satunya dengan melakukan sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat, diantaranya kepada para pelajar.

Seperti yang dilakukan Kapolres Kobar AKBP Pria Premos, S.I.K., pada Rabu (12/7/2017) pukul 08.00 WIB. Dihadapan ratusan pelajar SMA Negeri 3 Pangkalan Bun di Jalan Tjilik Riwut II, Kapolres Kobar melakukan sosialisasi bahaya narkoba serta paham radikalisme.

Kapolres Kobar mengatakan, penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukumnya akhir-akhir ini meningkat cukup tajam dari data yang ada di bulan Mei terjadi 4 Kasus dan di bulan Juni mengalami peningkatan menjadi 10 kasus. Karena itu, masyarakat pantas makin khawatir akan kejahatan Narkoba apapun jenisnya.

Pelajar sebagai bagian dari masyarakat juga rentan terhadap pengaruh barang terlarang itu. Dengan sosialisasi ini, Polres Kobar berharap semua pelajar di Kobar dapat terbebas dari pengaruh penyalahgunaan Narkoba.

WhatsApp Image 2017-07-12 at 13.08.14“Jadikan ilmu yang didapat sebagai pedoman dan pegangan untuk terbebas dari penyalahgunaan Narkoba. Sampaikan kepada keluarga, saudara dan teman-teman kalian yang belum sempat mengikuti sosialisasi seperti ini agar semua pihak terhindar dari bahaya penyalahgunaan Narkoba,” pesan Kapolres.

Sementara itu, saat memberikan materi terkait paham aliran sesat dan radikalisme, Kapolres menegaskan agar para pelajar termasuk para dewan guru untuk tetap waspada terhadap paham dan ideologi aliran baru yang menyimpang. Jangan mudah menerima janji atau ajakan yang diimingi dengan uang besar untuk masuk ke dalam aliran tersebut,” tutur Kapolres.

Ditambahkanya, dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi paham radikalisme, anti Pancasila serta mewaspadai maraknya paham dan ideologi kepercayaan yang menyesatkan. “Jangan sampai ikut di dalamnya, karena hal ini merupakan sasaran Kepolisian untuk memberantas aksi tersebut. Bahkan masalah radikalisme termasuk salah satu program prioritas Kapolri yakni Penanganan kelompok radikal, pro-kekerasan dan intoleransi yang lebih optimal,” pungkas Kapolres.

Penulis : Adhe Pratama

Editor :  Umi Fadhilah

Publish : Shamsudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password