Cegah Teroris di Jambi, FKPT Gandeng Dewan Kesenian

Tribratanews.polri.go.id – Jambi – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jambi bekerja sama dengan Dewan Kesenian Jambi, untuk memproteksi masyarakat dari pengaruh paham radikalisme dan terorisme. Para seniman dan budayawan dinilai mampu mencegah penyebaran paham itu di tengah masyarakat.

IMG-20170712-WA0000Menurut data FKPT Jambi, dalam dua tahun terakhir sudah terungkap dua kasus di mana warga asal Jambi tercatat berangkat ke Suriah untuk bergabung ISIS. Selanjutnya tim Densus 88 Antiteror menangkap suami-istri terduga teroris di Kota Jambi. Keduanya ditangkap di rumahnya di Kampung Bugis RT 35, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo. Terakhir Warga Desa Lempur Danau, Kecamatan Keliling Danau, Kerinci ditangkap karena diduga terafiliasi dengan ISIS.

“Para seniman maupun budayawan adalah suatu komponen yang sangat penting khususnya untuk menyebarkan pesan kepada masyarakat, untuk ikut serta mencegah munculnya paham terorisme,” kata Ketua FKPT Jambi, Lukman Djafrie kepada SorotJambi, Selasa (11/7).

Ia mengatakan para seniman atau budayawan, lanjut dia, bisa memberi pesan bukan hanya melalui karyanya saja, tapi ketika melakukan kegiatan apapun. “Intinya pesan-pesan yang disampaikan itu mengandung makna untuk ikut serta mencegah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lukman menegaskan seniman dapat memainkan kontribusi terhadap upaya pencegahan terorisme yang tidak jarang menyalahgunakan ilmu pengetahuan, terkait seni budaya  sebagai topeng dan tameng berbagai aksi terorisme.

Menurut purnawirawan Polri ini, terorisme adalah persoalan ideologi dan pemahaman yang salah tentang cita-cita yang tidak sesuai dengan NKRI. Meski begitu, ia menyatakan bahwa peluru tajam, penangkapan dan penegakan hukum semata dirasa bukan jalan tunggal untuk memutus aktifitas terorisme di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Harian Dewan Kesenian Jambi (DKJ) Alamsyah Amir mengatakan seniman dan budayawan mempunyai tugas untuk melembutkan hati, untuk melahirkan kesadaran, rasa cinta kepada tanah air, penghormatan kepada pahlawan, penghormatan kepada sesama manusia, penghormatan kepada guru dan orang-orang kecil.

“Pada prinsipnya, DKJ akan all out untuk membantu pencegahan masuknay paham terorisme dan radikalisme di tengah masyarakat. Kita harap, sinergitas antara DKJ dan FKPT akan berlangsung panjang. Jadi para seniman, bisa membuat karya khusus, untuk menyadarkan masyarakat, betapa bahayanya terorisme,” sebut Alamsyah Amir.

DKJ telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang dilakukan FKPT Provinsi Jambi, yakni dengan menghimpun beragam seniman dan budayawan dari latar belakang keilmuwan yang berbeda. Seluruh genre seni akan datang, seperti musik, tari, teater, film, sastra dan seni rupa.

Untuk diketahui, kegiatan akan dilaksanakan di Odua Weston Hotel pada 27 Juli mendatang. Direncanakan akan dihadiri oleh Gubernur Jambi, Zumi Zola dan sejumlah pihak lainnya. Kemudian akan melibatkan ratusan seniman dan budayawan. Kegiatan ini mengusung tema pelibatan komunitas seni dan budayawan dalam pencegahan terorisme.(*)

Penulis : Aart S

Editor : Umi Fadilah

Publish : Hendra/Veri

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password