Polisi Mediasi Kasus Penipuan Berkedok Arisan Senilai Ratusan Juta Rupiah

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Keerom – Kapolsek Skanto Iptu Jaka Mulyana mediasi penyelesaian Pembayaran uang arisan  bermasalah di Mapolsek Skanto dengan terlapor EP (43 tahun)  dan NW (40 tahun), Senin (10/07/2017) siang.

Dalam mediasi permasalahan tersebut Kapolsek Skanto didampingi Waka Polsek Skanto Iptu Sunardi dan beberApa personilnya serta dihadiri oleh 110 warga sebagai pelapor yang ikut dalam keanggotaan arisan Koperasi Simpan Pinjam (KOSPIN) Maju Sejahtera.

Kapolsek Skanto Iptu Jaka Mulyana saat dikonfirmasi humas Polres Keerom terkait hal tersebut menjelaskan bahwa total jumlah uang Arisan hasil rekapitulasi para pelapor sesuai hitungan dalam perjanjian yang ditawarkan oleh terlapor sebesar Rp. 265.800.000,- (Dua Ratus Enam Puluh Lima Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) dari sekitar 127 Orang yang terbagi menjadi 6 kelompok.

“Dalam penyelesaian masalah Tersebut di sepakati dengan pembayaran Rp.136.900.000,- separuh dari total uang pokok yaitu Rp.273.800.000,-,” Terang Kapolsek.

Polisi Mediasi Kasus Penipuan Berkedok Arisan Senilai Ratusan Juta Rupiah-

Kapolsek juga menambahkan bahwa kejadian tersebut berawal dari  sekitar bulan Mei 2014 terlapor EP dan EW mengajak para pelapor untuk tergabung dalam grup arisan dengan sistem dapat lunas, apabila yang namanya sudah dapat arisan sudah dinyatakan bukan lagi peserta dan tidak diwajibkan membayar uang arisan lagi.

“EP dan NW sekaligus menawarkan koperasi simpan pinjam dengan jumlah peserta 110 yang terbagi dalam 6 kelompok dengan aturan bahwa seluruh peserta dikenakan iuran Rp.100.000 perbulan selama 3 tahun dengan ketentuan setiap pengundian bulan pertama sampai kelima mendapat Rp.1.000.000 dan perlima bulan kedepan bertambah Rp.500.000 dan seterusnya sampai bulan ke 36 dan bagi peserta yg dapat paling terahir atau bulan ke 36 mendapatkan sebesar Rp.4.500.000,” jelas Kapolsek.

Dalam setiap putaran, lanjut Kapolsek, pada setiap bulan pertanggal 10 jumlah uang setoran arisan setelah terkumpul dan dipotong bagi yang dapat arisan sisanya dimasukkan ke dalam kas dan akan digunakan sebagai simpan pinjam bagi peserta arisan. Akan tetapi uang kas tersebut tidak pernah diberikan kepada peserta yang akan meminjam dengan alasan uang tersebut sudah di setor kepada bank Muamalat, dan sampai pada batas waktu yang ditentukan yaitu tanggal 10 Mei 2017 yang seharusnya peserta yang mendapat arisan pada putaran terakhir justru tidak terbayarkan dengan alasan uang sudah habis digunakan sebagai kepentingan pribadi oleh EP.

“Sehingga para warga yang ikut tergabung dalam arisan dan kelompok KOSPIN melaporkan kepada kami dan alhamdulillah semuanya sudah kami mediasi dan bisa terselesaikan secara kekeluargaan,” kata Kapolsek Skanto Iptu Jaka Mulyana.

Penulis             : Parlan
Editor               : Umi Fadilah
Publisher         : Reinaldy N R

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password