Peringati Hari Bhayangkara ke 71 Tahun, Tim Bakti Kepolisian Kunjungi Para Mantan Kapolri

Tribratanews.polri.go.id – Mabes Polri. Diusia ke 71 tahun, Polri merayakannya dengan penuh kesederhanaan dan kekeluargaan. Rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tahun ini ada yang berbeda, salah satunya adalah program Bakti Kepolisian yang dipimpin oleh Karobinmas Baharkam Polri Irjen Pol Drs Arkian Lubis. Bakti Kepolisian kali ini melakukan kunjungan ke beberapa tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh bangsa termasuk juga kunjungan ke mantan Kapolri. Kunjungan ini sebagai wujud kepedulian Polri terhadap para sesepuh dan senior Polri yang telah purna tugas. Selain untuk bersilaturahmi, kunjungan ini juga sebagai wadah berbagi pengalaman dari senior kepada yuniornya.

Pekan ini sudah ada enam mantan Kapolri yang dikunjungi antara lain Jenderal Pol (purn) Drs Bimantara, Jenderal Pol (purn) Prof. Awaludin Djamin, Jenderal Pol (purn) Drs Chaerudin Ismail, Jenderal Pol (purn) Drs Bambang Hendarso Danuri, Jenderal Pol (purn) Drs Rusmanhadi dan Jenderal Pol (purn) Drs Badrodin Haiti.

IMG-20170707-WA0293Hari ini, tim Bakti Kepolisian melanjutkan kunjungannya ke mantan Kapolri Jenderal Pol (purn) Drs Sutarman dan Jenderal Pol (purn) Drs Dai Bachtiar, Jumat (07/07/2017).

Suasana penuh keakraban dengan diiringi alunan musik khas sunda, tim Bakti Kepolisian diterima dengan penuh kehangatan oleh Jend Pol (purn) Sutarman dan Ibu. Dengan senyum Jend Pol (purn) Sutarman menyilakan masuk dan berbincang ringan dengan tim. Kesan pertama, penampilan dan gaya bicara masih seperti dulu, masih tampak nyata seorang bhayangkara sejati. Semangat ketika mulai diskusi tentang Polri, banyak hal yang disampaikan terutama tentang tugas pokok Polri. Sesuai pasal 13 UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, tercantum salah satu tugas Polri dalah sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat. Hal ini menjadi perhatian Jenderal Tarman, dengan menambahkan kata penolong. “Saya melihat kata penolong itu luar biasa maknanya. konsepnya sederhana tapi dapat melengkapi tugas Polri yang telah diamanatkan UU,” ujar Jenderal (purn) Sutarman.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa Polri memiliki jiwa penolong sangat bagus, misalnya ketika arus mudik lebaran ada warga yang melahirkan dan polisi menolongnya. “Hal ini memiliki dampak positif yang sangat signifikan terhadap institusi Polri,” tambah mantan Kapolri yang tetap segar di usianya.

Ditempat terpisah, di kediaman Jenderal Pol (purn) Dai Bachtiar, tim juga disambut dengan baik. Gemericik suara air turut menyejukan suasana pertemuan ini. Seperti yang lainnya, mantan Kapolri ini tetap gagah dan penuh semangat. Berbincang dan berdiskusi tentang isu kepolisian yang sesekali diimbuhi dengan guyonan. Tampak santai dan penuh keakraban, seperti kakak kedatangan adiknya. Bercerita tentang pengalaman tugas dimasa beliau menjabat, terkait dengan pembelian peralatan kepolisian yang diperlukan oleh Polri. Selain itu juga tentang pemikiran untuk merubah suatu struktur organisasi, type Polda baik typa A dan type B. “Memabeskan Polda, Polda harus besar. Saya pernah terpikir untuk menjadikan Kapolda Metro Jaya dengan bintang tiga,” ucap Kapolri era Presiden Megawati.

Banyak yang dapat dipetik dari silaturahmi dengan mantan Kapolri. Pengalaman tugas dengan berbagai tantangan yang dihadapi membuat seseorang menjadi matang dan visioner. Pada umumnya kedua mantan Kapolri ini mendukung dengan apa yang dikerjakan oleh Kapolri sekarang. Prestasi dan perubahan yang dilakukan oleh Jenderal Tito dapat menjadi modal bagi Polri untuk meraih kepercayaan masyarakat.

Penulis : Tim

Editor : Umi Fadilah

Publish : Veri/Hendra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password