TINDAK KEKERASAN KLITHIH : Polsek Pakem Sleman Amankan 11 Diduga Pelaku Penganiayaan

Dua dari Sebelas diduga pelaku kekerasan terhadap korba Rahmat ditahan di Polsek Pakem Sleman, senin (10/1/2017)

tribratanews.polri.go.id  JOGJA – Aksi kebrutalan remaja Klithih kembali terjadi, Senin (9/1/2017) di Jalan Pakem-Turi tepatnya di depan Gapura Dusun Pakisaji Candibinangun Pakem Sleman. Aksi kekerasan remaja tersebut dilakukan oleh sekelompok siswa SMA Negeri di Kabupaten Sleman. Korban kekerasan ini dialami oleh Rahmat (18th) pelajar warga Purwobinangun Pakem mengalami luka bacok dibagian lengannya.

Awal mula kejadian sore pukul 15.30 WIB saat korban Rahmat bersama temannya pulang dari sekolah menggunkan sepeda motor, sesampainya di Tempat Kejadian Perkara depan Gapura Dusun Pakisaji rombongan korban dipanggil oleh sekelompok pelajar dari sekolah yang lain. Ketika korban berhenti, tiba-tiba sekelompok pelajar tersebut menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan mengenai korban mengakibatkan luka sobek dibagian lengannya dan mendapat lima jahitan.

Saat dikonfirmasi Kasi Humas Polsek Pakem Aiptu Ponijo melaporkan, kejadian tersebut petugas Polsek Pakem mengamankan beberapa barang bukti dan 11 pelajar yang diduga sebagai pelaku. “Pelaku kekerasan remaja berasal dari satu sekolah”, jelasnya. Lanjut Kasie Humas Polsek Pakem menyampaikan “ada 11 pelajar yang diduga sebagai pelaku yang ditahan namun semuanya belum ditetapkan sebagai tersangka, hingga kini masih dimintai keterangan mengenai motif pembacokan tersebut”.

Dari ke sebelas yang diduga pelaku diamankan satu buah celurit, sau buah stick besi, satu buah rantai besi, jaket warna biru, satu buah helm dan lima kendaraan roda dua yang digunakan saat kejadian. Kesebelas diduga pelaku yang diamankan adalah inisial RS (17th) pelajar warga Candibinangun Pakem; inisial KDN (18th) pelajar warga Pendowo Sleman; inisial AY (17th) pelajar warga Sardonoharjo Ngaglik Sleman; inisial MAI (18th) pelajar warga Donokerto Turi; inisial AA (17th) pelajar warga Karangwaru Tegalrejo Yogyakarta; inisial T (15th) pelajar warga Daleman Girikerto Turi; inisial DSP (17th) pelajar warga Lumbungrejo Tempel; inisial GR (16th) pelajar warga Donokerto Turi; inisial MA (15th) pelajar warga Sambirejo Pakembinangun Pakem; inisial BS (19th) pelajar warga Bangunkerto Turi; inisial AR (17th) pelajar warga Lumbungrejo Tempel.

Ponijo menambahkan ada kemungkinan bertambahnya jumlah yang diduga pelaku penganiayaan tersebut. Saat ini kesebelas pelajar tersebut masih dimintai keterangan oleh petugas penyidik.

(siehmspakem-jay)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password