PT. Finnantara Intiga Berikan Sosialisasi Aksi Pencegahan kembakaran Hutan dan Lahan (SIGAHKAR)

Tribratanews.polri.go.id – Polda Kalbar – Polres Sanggau – Bertempat di Aula kantor Desa Upe Kecamatan Bonti telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Aksi Pencegahan kembakaran Hutan dan Lahan ( SIGAHKAR ) oleh PT. Finnantara bekerjasama dengan Pihak Pemerintah Kab. Sanggau, Rabu (05/07).

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bonti Darmikus Heri, S. Sos, Kapolsek Bonti Ipda Rahmat Kartono, SH, Danramil Bonti diwakili Pelda Joko Budi, Manager PT. Finnantara Intiga Agus dan tokoh masyarakat Desa Upe Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau.

Dalam kesempatan pertama Camat Bonti Darmikus Heri, S. Sos menyampaikan bahwa pihak Pemerintah saat ini telah memprogramkan terkait masalah Karhutla dengan tujuan dapat meminimalisir Kabut Asap yang diakibatkan dari pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan oleh masyarakatdi wilayah Kabupaten Sanggau. Pihak Pemerintah Kabupaten Sanggau akan mendukung dan memfasilitasi serta siap memberikan anggaran kepada pemerintah tingkar desa bagi kepada masyarakat yang melakukan atau mengerjakan pembukaan lahan baru dengan secara swadaya masyarakat atau mandiri tanpa menggunakan cara membakar hutan.

Pemerintah berharap dengan adanya program dan telah diberikannya dana alokasi bantuan kepada masyarakat dapat mengurangi kabut asap yg di akibatkan pembakaran hutan dan lahan oleh masyarakat. Selanjutnya Pemerintah akan membentuk pleton siaga api yg dibentuk dari aparatur desa dan tokoh masyarakat Kec. Bonti.

Kapolsek Bonti Ipda Rahmat Kartono, SH menyampaikan Pembakaran hutan dan lahan dilarang sesuai diatur dalam UUD dan siaapan pun yang melakukan hal tersebut akan diamankan serta dikenakan sanksi pidana dan denda oleh Pihak Kepolisian dan pemerintah. Pihak Polsek Bonti untuk kedepannya telah sepakat dengan pihak pemerintah untuk pembukaan lahan baru bagi para petani dan masyaraat menggunakan metode Swadaya Gotong royong tanpa membakar lahan yg dapat menimbulkan Kabut asap seperti penebangan dan Penyemprotan dengan Racun.

“Saya mengharapkan kepada Aparatur pemerintah desa dapat menyampaikan kepada masyarakat tentang larangan pembakaran hutan dan lahan serta berkoordinasi dengan pihak Polsek atau TNI dalam pelaksanaan pembukaan lahan tani untuk masyarakat kec. Bonti” tutupnya.

Danramil Bonti diwakili Pelda Joko Budi menyampaikan pihak TNI menghimbau kepada masyarakat dalam pelaksanaan pembukaan lahan baru dilakukan secara berkelompok dan terorganisir serta berkoordinasi dengan pihak TNI atau Kepolisian sehingga dalam pelaksanaannya dapat diawasi dan didampingi dan mengharapkan kepada Masyarakat tidak ada yang melakukan pembukaan lahan secara sendiri dan tidak memberitahu kepada pihak Camat, TNI dan Kepolisian jika hal itu terjadi kami beserta pihak Kepolisian akan melakukan tindakan tegas bagi siapa pun yg melanggar aturan yg telah atur oleh pemerintah.

Terakhir dari Manager PT. Finnantara Intiga Agus menyampaikan bahwa pihak PT. Finnatara telah bekerja sama dengan pihak pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk setiap Desa wilayah kerja PT. Finnantara untuk memberikan bantuan bagi para pekerja atau masyarakat yang membuka lahan baru dengan cara gotong royong tanpa membakar hutan yang dapat menimbulkan kabut asap. PT. Finnantara akan memberikan bantuan alat Exscavator sebanyak 30 unit serta Dana perawatannya sebesar 15 Juta untuk 30 Desa Diwilayah Kab. Sanggau serta telah menyiapkan bagi desa yang tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar sampai dengan Desember 2017 akan diberikan bantuan Dana sebesar 30 Juta kepada Desa.

Sekira pukul 17.00 Wib, kegiatan sosialisasi Aksi Pencegahan kembakaran Hutan dan Lahan (SIGAHKAR) oleh PT. Finnantara bekerjasama dengan Pihak Pemerintah Kab. Sanggau telah selesai dilaksanakan.

Penulis : Denny Ardiyanto dan Reno Wisnu Pradana
Editor : Umi Fadilah / Sugeng Hs
Publish : Cucu Safiyudin

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password