Polisi Berhasil Tangkap Anggota KPK Palsu

Tribratanews.polri.go.id-PoldaPapua Barat,Kepolisian Resor Fakfak berhasil menangkap pria yang mengaku sebagai anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat AKBP Hary Supriyono, Senin (9/1/2017) mengatakan pria ini berinisial JL tertangkap saat beraksi. Kabid Humas menyebutkan, pelaku tertangkap sekitar pukul 13.15 WIT di rumah kepala kampung Kapartutin (Umar Rengen) oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Fakfak yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Indro Rizkiadi bersama Dan Sub DenPOM dan selanjutnya pelaku berhasil diamankan di Mapolres Fakfak guna proses hukum lebih lanjut.

“Penangkapan itu bermula dari informasi masyarakat dan sejumlah kepala kampung yang pernah menjadi korban pemerasan Jl. Pengembangan dilakukan hingga berhasilnya menemukan pelaku yang masih beraksi di Fakfak” kata Harry.

“Dia mengaku bernama Cristian F De Rooy, setelah dicek  di KTP ternyata berinisial JL dengan alamat di Kelurahan Amban Distrik Manokwari BArat, Kabupaten Manokwari” ujarnya.

Kabid Humas menambahkan sebelum berhasil menangkap pelaku, polisi melaksanakan pencarian di beberapa hotel yang diduga sebagai tempat menginap. “Yang bersangkutan sudah dibawa ke Mapolres Fakfak. Saat ini sedang diperiksa guna pengembangan dalam penyelidikan.” ujar Harry.

Pada saat melakukan penangkapan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa tas ransel beserta pakaian. tas gendong, dompet warna cokelat, dokumen, KTP an. pelaku, 2 buah handphone  tipe samsung J7 warna hitam dan tipe oppo f one, uang sejumlah Rp 1. 600.000 dalam saku, uang sejumlah Rp 5.000.000 dalam tas gendong.
1 lembar uang ringgit malaysia 20 ringgit,  buku tabungan BRI, ATM BRI,  ID CARD anggota KPK, tiket tujuan Ambon tertanggal 11 Januari 2017.

Menurut Hary, saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik Reskrim Polres Fakfak. Polisi pun akan melakukan pengembangan untuk mengetahui jumlah kepala kampung dan pejabat lain yang pernah menjadi korban atas aksi pelaku. Kabid Humas menambahkan, yang bersangkutan juga pernah menjadi TNI, dan itu keterangan palsu.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password