Polres Kulonprogo Evaluasi Pelaksanaan Operasi Ramadniya Progo 2017

tribratanews.polri.go.id -Jogja, Polres Kulonprogo melakukan evaluasi terkait hasil Operasi Ramadniya Progo 2017 di wilayahnya. Kapolres Kulonprogo AKBP Irfan Rifai menilai, operasi kemanusiaan yang dilakukan di wilayahnya tersebut menyisakan sedikit evaluasi agar pelaksanaan di tahun depan lebih baik.

Menurutnya pelaksanaan operasi tersebut yang dilaksanakan selama 14 hari tersebut penempatan anggotanya yang tersebar tidak efektif. Pihaknya terlalu fokus terhadap Pos Pengamanan di Terminal Bus Wates serta Pos Terpadu perbatasan Purworejo-Kulonprogo, dan ada penembalan di pos tersebut.

“Namun yang terjadi penumpukan kendaraan di Pos Ngeseng sejak H-2 Idul Fitri, sehingga petugas yang hanya beberapa orang kewalahan,” jelasnya, Kamis (6/7/2017).

Lanjut Kapolres menjelaskan, dengan adanya penumpukan di Pos tersebut, membuat petugas harus melakukan penarikan manual. Selain itu, rekayasa jalur juga terus diperhatikan terlebih di perlintasan kereta api sebidang Ngeseng. Pada perlintasan tersebut, petugas menutup jalur agar tak ada penumpukan kendaraan ketika kereta melintas.

“Ketika yang di Pos Ngeseng kerja, yang di pos terpadu perbatasan justru kurang difungsikan. Ini menjadi evaluasi untuk giat tahun depan,” sambung Kapolres.

Kembali Kapolres menjelaskan, lamanya masa cuti bersama libur Lebaran dan Libur Sekolah menjadi salah satu penyebab terjadinya penumpukan kendaraan. Pada tahun sebelumnya, masa libur Lebaran terhitung singkat sehingga pemudik mempersingkat waktu di jalan.

“Untuk tahun berikutnya, pihak Polres Kulon Progo akan melakukan penebalan anggota di Pos Ngeseng sebagai langkah antisipasi penumpukan kendaraan,” pungkasnya.

penulis : Tri Jogja
editor : Umi Fadilah
Publish : Jay Jogja

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password