Upacara Penyucian Pataka Polda Bali Digelar di Pantai Padang Galak

Tribratanews.polri.go.id – Polda Bali, Sebelum melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-71, Polda Bali menggelar upacara penyucian pataka Sura Dwipa Sarvabhavena di Pantai Padang Galak, Sanur, Denpasar Timur, Selasa (4/7). Upacara penyucian pataka ini, dilakukan dengan ritual upacara Agama Hindu yang dipuput (dipandu) oleh Jero Mangku AKP I Putu Artayasa, S.H.

Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose memimpin langsung upacara penyucian pataka tersebut di loby depan Mapolda Bali. Hadir dalam upacara tersebut yaitu Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana, S.H., M.Si. beserta Pejabat Utama Polda Bali dan perwakilan personel dari masing-masing satuan kerja (satker) Polda Bali.

Dalam upacara tersebut, Kapolda Bali menyerahkan pataka Sura Dwipa Sarvabhavena kepada personel yang sudah ditunjuk untuk mengikuti upacara penyucian ke Pantai Padang Galak. Perjalanan menuju lokasi upacara diiringi gamelan tradisional Bali (Baleganjur) dan mendapat pengawalan dari PJR Direktorat Lalu Lintas Polda Bali.

Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polda Bali AKBP Drs. I Made Surasman mengatakan, penyucian pataka adalah upaya penanaman dan pengembangan budaya organisasi Polri dalam menumbuhkan jiwa patriotisme dan semangat soliditas insan Bhayangkara, guna menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
WhatsApp Image 2017-07-04 at 12.49.28
Perwira melati dua ini berharap, penyucian pataka Polda Bali agar dilestarikan kepada para penerus untuk menghargai lambang kesatuan. “Hal ini sebagai bentuk penghargaan dan rasa bangga terhadap lambang kesatuan, sehingga dapat meningkatkan kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas yang diemban demi masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Kayanma Polda Bali.

Sementara Jero Mangku AKP I Putu Artayasa, S.H. menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Hari Bhayangkara ke-71. Tradisi penyucian pataka dimasing-masing Polda, menyesuaikan dengan tradisi adat masing-masing wilayah. “Maka di Bali selain disucikan secara upacara kedinasan dengan diisi minyak wangi atau parfum, juga dilakukan upacara pembersihan atau penyucian di pantai dalam bentuk banten presiste (sesajen) dan air suci,” terangnya.

Penulis : Bina Wartawan

Editor   : Umi Fadilah

Publish : I Made Ardana

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password