Pelaku Curanmor di Sidrap Diciduk Polisi Dirumah Iparnya

Tribratanews.polri.go.id – Polda Sulsel, Satuan Reskrim Polres Sidrap membekuk seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Senin (3/7/17) malam. Pelaku tersebut adalah “S” (45) pria pengangguran yang beralamatkan di Desa Allakuang Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap.

“Pelaku Curanmor ini diciduk di rumah iparnya di Kelurahan Lawawoi Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap,” ujar Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Anita Taherong, Selasa (4/7/17) Pagi.

Faktor ekonomi menjadi pemicu pelaku nekat melakukan aksi pidana tersebut.

“Dari hasil interogasi, pelaku paruh baya tersebut mengakui aksinya dan permasalahan ekonomi menjadi alasan pelaku melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut,” ujar Anita.

“Kendaraan tersebut digadaikan kepada salah seorang di Wilayah Pangkajene Sidrap sebesar Rp. 1.500.000 dan uang tersebut dipergunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta melakukan perjudian,” lanjutnya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu unit kendaraan roda dua Yamaha mio sporty berwarna putih dengan nopol DP 4557 CR diduga hasil curian.

Dari hasil pengakuan, Pelaku juga pernah melakukan aksi pencurian telur sebanyak 41 rak milik Sdr. Arsyad di Desa Allakuang Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Sidrap masih melakukan penyidikan terhadap pelaku dan menyita barang bukti guna proses hukum lebih lanjut.

Masyarakat mengeluhkan makin banyaknya aksi pencurian kendaraan bermotor. Kalau di rata-rata hampir tiap hari ada pencurian kendaraan bermotor. Para pencuri pun juga semakin nekat dan berani.

Seperti yang dikeluhkan oleh sebagian besar masyarakat, dimana ulah pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) semakin merajalela. Bukan hanya di tempat sepi, para pelaku curanmor pun juga tak berpikir panjang berulah di lokasi yang penuh keramaian.

Bahkan, aksi pencurian kendaraan bermotor makin terbilang nekat melakukan aksi kejahatannya, meskipun di lokasi yang ramai, juga banyak terjadi seperti di areal parkiran. Pelaku berulah dengan cepat, sehingga sulit terlacak oleh pemilik kendaraan. Peralatan mencuri kendaraan bermotor pun semakin canggih.

Penyebab pencurian pun juga beragam dan terkesan banyak juga yang sepele. Ada yang ditaruh di parkiran kemudian raib, lantas ada juga yang diserobot di jalan, bahkan ada juga yang karena sepele seperti karena ditinggal memancing, ditinggal belanja di dasar dan lainnya.

Dengan kondisi semacam itu, maka hal ini memberi sinyal kepada kita semua para pemilik motor untuk lebih ekstra hati-hati dan waspada bahwa pelaku-pelaku pencuri motor mengintai kekayaan motor kita. Bisa jadi, semakin banyaknya motor yang dicuri lantaran jumlah sepeda motor juga bertambah sangat banyak di masyarakat. Maka wajar jika pencurian sepeda motor juga banyak yang memenuhi laporan kantor polisi.

Kita tentu tidak bisa melarang pengetatan kepemilikan sepeda motor di masyarakat. Karena bagaimana pun alat transportasi ini memang dibutuhkan masyarakat untuk kemudahan mobilitas. Namun yang bisa dilakukan adalah memberikan imbauan agar masyarakat pemilik sepeda motor lebih berhati-hati dan waspada. Ketika ditinggal parkir maka harus dipastikan sepeda motor sudah terkunci.

Jangan sampai angka pencurian sepeda motor terus bertambah di masyarakat. Hal itu akan menjadi preseden buruk bagi rasa keamanan masyarakat. Meski sebenarnya penyebab kriminalitas pencurian sepeda motor itu bukan semata-mata karena faktor aparat keamanan tetapi juga karena keteledoran pemilik yang menyebabkan munculnya kesempatan pelaku beraksi.

Untuk itu, kita semua berkewajiban mengeliminasi kasus-kasus pencurian sepeda motor. Tugas terdepan memang ada di pundak aparat kepolisian selaku penjaga keamanan masyarakat. Kita khawatir jika setiap hari masyarakat disuguhi kasus-kasus atau kejadian pencurian sepeda motor maka akan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat akan minimnya rasa aman. Atau setidaknya masyarakat akan berkurang rasa percayanya kepada kinerja aparat kepolisian.

Untuk itu, salah satu cara lain untuk menekan maraknya aksi pencurian sepeda motor ini adalah dengan melakukan tindakan keras dan tegas kepada pencuri sepeda motor itu. Sehingga akan meningkatkan rasa aman di mata masyarakat, utamanya bagi pemilik kendaraan sepeda motor.

Penulis : Bara

Editor : Umi Fadilah

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password