Rawan Terorisme, Kapolda Malut Instruksikan Anggota Tembak Sesuai Sasaran

kapolda1

Tribratanews.polri.go.id – Polda Maluku Utara, Mengantisipasi maraknya aksi terorisme di wilayah Provinsi Maluku Utara (Malut) seperti yang terjadi di beberapa Provinsi lain di Indonesia dengan sasaran anggota kepolisian, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Malut Brigjen Pol Drs. Tugas Dwi Apriyanto S.H.,M.M langsung membekali anggota polda dengan senjata, sekaligus melatih anggotanya untuk menembak sesuai dengan sasaran.

“Ini adalah agenda rutin untuk melatih anggota, karena anggota harus yakin bahwa kemampuan menembak yang bersangkutan masih dapat diandalkan,” ungkap Kapolda usai melaksanakan latihan tembak di lapangan tembak Lingkungan Tubo, Kecamatan Kota, Ternate Utara.

Lanjut Kapolda, yang paling utama anggota harus yakin bahwa senjata yang dia pegang itu merupakan keahlian yang bersangkutan, sehingga sasaran tembak itu tidak akan meleset.

“Makanya latihan tembak ini merupakan salah satu antisipasi kita untuk menunjukkan kalau Polda siap, sehingga manakala ada jiwa seseorang ataupun dirinya terancam, dia tidak ragu-ragu untuk melepaskan tembakan,” tegasnya.

Menurut Kapolda, anggota memang sudah memiliki keahlian menembak, karena hal itu sudah diterima masing-masing anggota saat mengikuti pendidikan, namun kemampuan mereka tetap harus di-upgrade minimal setiap tahun sekali.

Menurut Kapolda, selain melatih anggota dengan berbagai senjata laras pendek, pihaknya juga akan melatih anggota dengan menggunakan senjata lars panjang seperti sniper.

“Kalau untuk sniper minimal sebulan sekali, karena sniper itu kalau sasaran di hidung pasti kena di hidung dan tidak melenceng,” akunya.

Pada prinsipnya, lanjut Jenderal bintang satu ini, Polri tetap waspada, dengan beberapa kejadian yang ada dan bersasaran pada anggota Polri.

“Itu juga tidak membuat Polri takut, karena itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Polri,” ucapnya.

Menurut Kapolda, kelompok ISIS itu memusuhi polisi, karena polisi banyak yang menggagalkan aksi mereka, Maka dari itu, terhadap aparat keamanan, baik itu TNI dan Polri, mereka sudah menganggap sebagai Thogut

“Saya harap masyarakat bisa bersatu dengan kita, sehingga kita bisa menjaga keutuhan NKRI dari berbagai ancaman dan tidak mudah terbelah dengan berbagai paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila,” harapnya.

Penulis     : Wanto Batjan

Editor      : Umi Fadilah

Publish     : Mandala Putra

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password