Satu Korban Laka Air Masih Dalam Pencarian Tim Sar Gabungan Diperairan Selat Pendek

Tribratanews.polri.go.id, Polda Kalbar – Pada hari sabtu (1/7/2017) sekira pukul 03.30 Wib. Perairan Batu ampar tepatnya di daerah selat pendek Batu Ampar kecil arah tujuan ke labai terjadi laka air dan memakan Korban Jiwa yaitu Kapal TB. Kp 11 yang mengandeng tongkang Concord Marine dengan muatan albasia, pada saat sedang melakukan pelayaran terkena cuaca buruk angin kencang, 6 Crew Kapal dilaporkan selamat atas bantuan Nelayan setempat kemudian sementara di evakuasi di marnit Batu ampar sedangkan nakhoda Kapal Tugboat an. Sdr Ruslan (Lk) 44 tahun dikabarkan hilang.

Awal mula kejadian pada hari sabtu tgl 01 juli 2017 jam 03.30 WIB menurut informasi dari abk kapal yang selamat. kapal tiba-tiba terseret tongkang yang bermuatan albasia dikarenakan arus deras disertai kondisi angin kencang sehingga kapal tidak mampu menahan beban dan langsung terseret tali kapal, langsung miring kekanan dan tenggelam posisi korban (nahkoda) dikabarkan terlempar dari ruang kemudi dan terbentur. untuk kedalaman di TKP tenggelamnya di perkirakan 10 meter

identitas nama-nama Crew kapal sebagai berikut :
1. Ruslan sebagai Nahkoda (Hilang)
2. Rotto Abk(selamat).
3. Haidir KKM Selamat)
4. Husni Abk (selamat)
5. Heri Kurniawan Abk (Selamat)
6. Mustaimin Abk (Selamat)
7. Pelipus amba Abk (Selamat)

Kamarnit Patroli Batu Ampar Brigpol Heriyanto, SH beserta anggotanya Briptu Yudi Adrian melakukan koordinasi dan mendatangi TKP bersama Tim Basarnas, Polsek Batu Ampar dan Babinsa beserta masyarakat setempat kec. Batu ampar. Sampai saat ini masih melakukan pencarian korban yang kemungkinan diduga terjebak di dalam kapal. Upaya penyisiran pun di sepanjang perairan selat pendek Batu Ampar kecil, namun apadaya sampai Minggu sore korban masih belum ditemukan.

Direktur Polair Polda Kalbar Kombespol H. Alex Fauzi Rasad, S.ST, MK, SH melalui Kamarnit Batu Ampar Bripol Heriyanto, SH “Kami akan berusaha mencari korban yang masih hilang namun saat ini kita hentikan dulu pencarian dikarenakan hari semakin gelap dan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, besok pagi kita lanjutkan pencarian dengan lebih ekstra”, Jelas Heriyanto.

Penulis : Mahrani
Editor : Umi Fadilah/ Sugeng. HS
Publish : Cucu Safiyudin, MH

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password