Polisi Tangani Aksi Saling Serang Antara Massa Ketiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya

Tribratanews.polri.go.id Polda Papua, Mulia – Kepolisian Daerah Papua melalui Polres Puncak Jaya menangani aksi saling serang antara massa ketiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Puncak Jaya di kampung Pagaleme distrik Pagaleme, Minggu (02/06/2017) pagi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. A M Kamal, SH menjelaskan, sekira pukul 03.00 Wit kelompok massa no urut satu melepaskan anak panah ke arah posko no urut 3. Namun Massa nomor urut 3 tidak menanggapi.

“Selanjutnya, pada pukul 05.15 Wit massa pendukung dari paslon Nomor urut satu dan dua sekitar 100 orang menyerang ke posko no urut 3, sehingga terjadi saling serang dengan panah,” kata Kabid Humas.

Mendapat laporan tersebut, lanjut Kabid, pada pukul 06.10 Wit, personil Polres Puncak Jaya bersama Brimob BKO tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk memisahkan kedua kelompok yang sedang bertikai dan berhasill menenangkan kedua kelompok massa dan mengarahkan ke Posko masing-masing.

“Kemudian dari pihak klasis Gidi Mulia dipimpin oleh ketua klasis Pdt. Dainus Game mendatangi kedua Posko yang bertikai untuk memberikan himbauan agar masyarakat tenang, keputusan semua tunggu dari MK. Selanjutnya pada hari Senin tanggal 03 Juli 2017, pihak Klasis akan mengumpulkan kedua kelompok massa di Aula Gidi Klasis Mulia untuk melaksanakan Doa,” jelas Kombes Pol Kamal.

Dari kejadian tersebut, 3 orang dari massa paslon nomor urut 3 dan 1 orang massa paslon nomor urut 2 mengalami luka panah, 10 unit rumah honai dibakar dan 2 unit motor mengalami kerusakan akibat pembakaran rumah.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, aparat Polres Puncak Jaya bersama personil Brimob BKO Polres Puncak Jaya melaksanakan pengamanan di antara posko gabungan pasangan nomor urut 1 dan 2 serta posko paslon nomor urut 3.

Selanjutnya, Kapolres Puncak Jaya bersama Dandim 1714 Puncak Jaya dan Pemda mengumpulkan massa ketiga pasangan calon untuk mengklarifikasikan, agar masing-masing ketiga kubu berhenti dan kembali ke posko masing-masing.

Polisi Tangani Aksi Saling Serang Antara Massa Ketiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya-

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Puncak Jaya AKBP Hotman Hubarat menyampaikan agar massa ketiga paslon tidak lagi ada yang membawa alat-alat tajam.

“Apabila ada yang membawa alat tajam akan ditindak tegas dan kami akan menyita alat-alat sajam. Diminta juga kepada massa ketiga pasangan calon agar tidak ada lagi aksi saling serang,” kata Kapolres.

Sementara itu, Dandim 1714 Puncak Jaya menyampaikan bahwa hari minggu yang seharusnya digunakan untuk ibadah, tapi yang terjadi malah saling perang dari masa pendukung masing-masing pasangan calon.

“Jadi diminta agar jangan lagi ada yang membawa panah dan alat-alat sajam lainnya. Kendalikan massa masing-masing paslon agar tidak ada lagi saling serang,” kata Dandim.

Diakhir kegiatan, dilakukan penandatanganan Kesepakatan Perdamaian antara massa ketiga paslon Bupati dan Wakil Bupati.

Untuk itu Kabid Humas Polda Papua menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Demokarasi yang sudah dibangun jangan dirusak oleh kepentingan-kepentingan pihak tertentu.

“Marilah kita kawal demokrasi ini dengan sebaik-baiknya agar sitkamtibmas di wilayah Kabupaten Puncak Jaya ini tetap aman dan kondusif sehingga pembangunan di wilayah dapat berjalan dengan baik,” tutur Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A M Kamal.

Penulis                 : Dewa Semara
Editor                   : Umi Fadilah
Publisher             : Reinaldy N R

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password