Arus Balik, Tol Darurat Akan Dibuka untuk Pemudik

Tribratanews.polri.go.id – Polda Jateng, Tol darurat Gringsing – Brebes akan kembali dibuka bagi para pemudik yang akan kembali ke Jakarta dan sekitarnya. Ruas Tol sepanjang 110 kilometer tersebut akan dibuka, esok Kamis, 29 Juni 2017 pukul 06.00 Wib.

Pernyataan tersebut seperti yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pada saat berkunjung di Pos Terpadu Exit Tol Brebes Timur, Rabu (28/7/2017).

Kunjungan Menhub yang didampingi Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto dalam rangka peninjauan kesiapan arus balik Lebaran 2017.

Menhub menjelaskan bahwa prediksi arus balik akan mengalami puncaknya antara Jum’at-Minggu. Dimana masa cuti lebaran sudah berakhir dan sebagain paravpegawai akan memulaii beraktifitas pada hari Seninnya.

Dengan akan difungsikanya kembali jalan tol darurat ini, Puji berharap kepada BPJT dan intansi terkait untuk membentuk Tim penyisir sepanjang ruas tol tersebut.

Disamping itu, pihaknya juga berharap untuk tetap disiapkan tenaga kesehatan maupun stok BBM Pertamina seperti halnya pada saat arus mudik kemarin.

Pengoperasinalan kembali jalan tol darurat ini disarankan digunakan pada siang hari saja. Namun jika kondisi darurat, dimana dijalur arteri pantura terjadi kepadatan pada malam hari juga bisa dilalui pemudik. “Jika terjadi kepadatan di pantura maka akan dioperasionalkan pada malam hari juga,” jelasnya.

Dengan beroperasinya truk dan angkutan barang, Menhub juga mengimbau kepada asosiasi dan Kadin untuk dapat menunda pengoperasiannya, yakni tanggal 3 Juli 2017. Budi menambahkan, jika angkutan truk dan barang tersebut sudah terlanjur beroperasi dan memang menjadi salah satu penghambat kemacetan, Polisi bisa melakukan pengendalian (diskresi) apabila terjadi kepadatan. “Pihak Polri akan menempatkannya dikantong-kantong parkir pada waktu-waktu tertentu,” imbuhnya.

Lanjut Budi, di Jawa Tengah jumlah kecelakaan selama Lebaran 2017 berkurang dibandingkan tahun lalu. Berbagai upaya juga dilakukan oleh pemerintah dan dinas terkait behasil mengurangi angka kecelakaan tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan untuk angkutan masal (Bus) yakni bagi bus yang tidak berstiker biru muda tidak diperbolehkan untuk angkutan mudik/balik. Disamping itu juga, pelarangan untuk mengangkut ditempat-tempat wisata.

“Pemudik sepeda motor juga kami imbau untuk bisa menggunakan fasilitas mudik gratis yang dilakukan oleh pemerintah maupun badan usaha lainya,” jelasnya.

Menjelang berakhirnya cuti lebaran, Budi juga mengimbau untuk para pemudik bisa mengatur waktu untuk balik. Sehingga tidak terjadi penumpukan. Adanya kecenderungan para pemudik kembali pada akhir masa cuti, Rest area yang berada dijalur mudik juga akan dikontrol dan dicek secara detail sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan yang bisa menghambat laju kendaraaan lainya.

Dalam kesempatan ini juga, Menhub memberikan apresiasi kepada pihak media baik cetak, elektronik maupun media sosial yang secara militan telah menyampaikan komunikasi pemerintah dengan masyarakat.
“Secara umum untuk mudik semua berjalan dengan baik, hanya prediksi puncak bergeser saat hari H,” pungkasnya.

Penulis : Sarinto Hms Brebes

Editor : Umi Fadilah

Publish : Wagiman Hms

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password